Erwan Hendarwanto Diangkat Jadi Manajer Tim, Bona Simanjuntak Jadi Pelatih PSIM Jogja

Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto - Harian Jogja/Jumali
29 April 2018 20:58 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA -- Jelang menjamu Mojokerto Putra, perubahan dilakukan oleh kubu PSIM Jogja. Tim berjuluk Laskar Mataram ini resmi menunjuk Bona Simanjuntak sebagai pelatih kepala PSIM. Mantan pelatih Persemi Mimika ini menggantikan posisi Erwan Hendarwanto yang akan mengisi posisi Manajer tim PSIM di kompetisi Liga 2 2018. 

"Hasil rapat malam ini, kami menunjuk Bona Simanjuntak menjadi pelatih kepala. Dia akan didampingi oleh asisten pelatih Ananto Nurhani. Sedangkan Erwan Hendarwanto akan menempati posisi manajer tim," ujar Sekretaris PSIM Jogja, Jarot Sri Kastawa kepada Harianjogja.com, Minggu (29/4/2018) malam. 

Menurut Jarot penunjukkan mantan gelandang Persijap dan Persikabo Bogor ini bukan tanpa alasan. Sebab, selain telah melakukan rapat dengan manajemen, Bona dipilih juga sudah sesuai komunikasi dengan pihak sponsor. Selain itu, Bona juga sudah paham dengan Jogja, sebab, ia sempat bermain di PSS Sleman dan Persiba Bantul.  "Untuk Erwan, karena dia sudah sangat paham dengan PSIM maka kami angkat sebagai manajer tim. Kebetulan posisi pak Agung Damar Kusumandaru juga tidak boleh rangkap jabatan. Oleh karena itu posisi Ketua Umum PSIM masih dipegang oleh pak Agung Damar," sambung Jarot. 

Kehadiran Bona sendiri, terang Jarot, baru akan diperkenalkan ke publik, pada esok hari. Rencananya usai uji coba lapangan, pelatih kelahiran Medan, 20 September 1977 ini akan diperkenalkan ke awak media. "Setelah itu, beliau akan mulai diperkenalkan saat pertandingan. Untuk sponsor, sementara belum akan kami perkenalkan," ucap Jarot. 

Sebelumnya, Erwan Hendarwanto mengaku siap untuk turun pangkat menjadi asisten pelatih menyusul masuknya pelatih baru ke tubuh Laskar Mataram di kompetisi Liga 2 2018.

Pelatih asal magelang ini menyatakan siap bersinergi dengan pelatih baru PSIM Jogja demi mewujudkan target Laskar Mataram lepas dari jurang degradasi.