TIMNAS INDONESIA : Panpel PSS Sleman Tunggu Surat PSSI soal Puerto Rico

PSSI (PSSI.Org)
05 Mei 2017 07:00 WIB Jumali Sepakbola Share :

Belum mendapatkan surat dari PSSI terkait dengan penunjukan Stadion Maguwoharjo

Harianjogja.com, SLEMAN—Panitia pelaksana (Panpel) laga kandang PSS Sleman mengaku belum mendapatkan surat resmi dari PSSI terkait dengan penunjukan Stadion Maguwoharjo sebagai lokasi laga persahabatan Timnas Indonesia melawan Puerto Rico pada 13 Juni 2017 mendatang.

Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2017/05/04/timnas-indonesia-laga-lawan-puerto-rico-direncanakan-di-maguwoharjo-814561">TIMNAS INDONESIA : Laga Lawan Puerto Rico Direncanakan di Maguwoharjo

“Sampai petang ini [Kamis, 4/5/2017] kami [Panpel PSS] belum mendapatkan konfirmasi, baik lisan maupun tertulis. Kami masih menunggu kepastiannya,” kata Ketua Panpel PSS, Jaguar Tominangi, kepada Harian Jogja, Kamis (4/5/2017).

Menurut pria yang akrab dipanggil Jenggo ini, legalitas penunjukan Stadion Maguwoharjo sebagai lokasi pelaksanaan laga persahabatan Puerto Rico adalah hal penting. Sebab, legalitas tersebut akan menjadi panduan dari panpel untuk mempersiapkan diri baik dalam perizinan kepolisian maupun penggunaan stadion.

“Apalagi, kompetisi [Liga 2] sepertinya masih berlangsung pada tanggal-tanggal tersebut. Kami harapkan ada koordinasi secepatnya agar lebih mudah mempersiapkan diri,” tuturnya.

PSSI sebelumnya sudah merilis kejelasann laga persahabatan Timnas Indonesia pada 13 Juni 2017 mendatang. Bukan laga melawan Argentina melainkan pertandingan persahabatan melawan Puerto Rico.

PSSI merencanakan menggelar laga yang masuk dalam jadwal FIFA itu di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Selain Puerto Rico pada 13 Juni 2017, PSSI juga sedang berbicara dengan Federasi Sepak Bola Kamboja (FFC).

“Untuk pertandingan melawan Kamboja, kemungkinan tanggal 5,6 atau 7 Juni 2017. Pertandingan away [di kandang Kamboja],” ujar Joko Driyono, di kantor PSSI, Jakarta. Untuk laga sebelum SEA Games, Joko menegaskan materi Timnas Indonesia diisi mayoritas pemain U-22. Namun, selepas SEA Games, Timnas akan bermaterikan pemain-pemain senior untuk meningkatkan peringkat Indonesia di FIFA.