BIC 2017 : Berpeluang Ikut, Ini Kata Manajemen PSS Sleman

Selebrasi Rizky Novriansyah (kanan) usai mencetak gol kedua ke gawang Persip Pekalongan, Minggu (19/6/2016) di Stadion Maguwoharjo. (Arief Junianto/JIBI - Harian Jogja)
31 Desember 2016 00:03 WIB Jumali Sepakbola Share :

BIC 2017 memberikan angin positif bagi PSS

Harianjogja.com, SLEMAN -- PSS Sleman berpeluang tampil kembali pada turnamen pramusim Bali Island Cup (BIC) 2017, menyusul absennya Persib pada gelaran di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 15-20 Januari mendatang.

Menurut Manajer PSS Sleman Arief Juli Wibowo adanya BIC 2017 sebenarnya cukup membantu dalam penyiapan skuat menjelang kompetisi dan Piala Presiden. Di samping akan teruji kemampuan skuat secara teknis, ajang turnamen ini juga bisa digunakan untuk evaluasi awal terhadap kekuatan, sebelum pembenahan awal menghadapi kompetisi.

Namun, keputusan ikut tidaknya PSS pada turnamen ini, lanjut Arief tergantung pada undangan dari pihak penyelenggara, keputusan rapat manajemen dan kesiapan tim.

Hal ini wajar dilakukan oleh PSS, karena hingga kemarin, manajemen PSS masih dihadapkan pada penyelesaian evaluasi total atas keikutsertaan pada turnamen garapan PT GTS, ISC B. Selain itu, sampai kemarin, manajemen PSS juga masih menunggu laporan dari jajaran pelatih yang dikomandoi oleh Seto Nurdiyantoro.

"Sekarang kami fokus selesaikan laporan dan koordinasi dengan PT PSS. Secepatnya kami selesaikan semua," imbuh Arief, Jumat (30/12/2016)

Disinggung mengenai rencana presentasi pelatih baru, Arief mengaku sampai kini pihaknya sengaja belum menghubungi Eduard Tjong dan beberapa nama calon pelatih PSS untuk segera menyampaikan paparan program di hadapan manajemen. Ini dilakukan karena, fokus manajemen masih kepada penyiapan laporan pelaksanaan ISC B.

"Memang belum ada keputusan. Yang jelas sapa pun pelatihnya harus presentasi, jadi peluang siapa saja masih terbuka," tandas Arief.