ISC B 2016 : Kapan Jadwal Tanding 8 Besar?

Pemain PSS Sleman Dave Mustaine berebut bola dengan pemain Kalteng Putra pada babak 16 besar ISC 2016, di stadion Maguwoharjo, Sleman,Minggu (6/11/2016) sore. (Jumali/JIBI - Harian Jogja)
23 November 2016 19:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

ISC B 2018 untuk 8 besar masih belum jelas jadwalnya

Harianjogja.com, SLEMAN -- Jadwal 8 besar ISC B 2016 hingga kemarin, belum juga dikeluarkan oleh operator kompetisi PT GTS. Padahal, babak ini direncanakan dimulai pada pekan ketiga bulan November. Alhasil, sejumlah kontestan di babak 8 besar pun harus lebih bersabar.

"Belum. Sampai saat ini kami masih menunggu kejelasan dari PT GTS," ujar Manajer PSS, Arif Juliwibowo kepada Harianjogja.com, Selasa (22/11/2016) siang.

Hal sama juga diungkapkan oleh wakil Jawa Tengah di babak 8 besar, PSCS. Hingga kemarin, manajemen Laskar Nusakambangan belum mendapatkan kejelasan babak 8 besar.

"Alhasil, ya kami hanya bisa mengira-ngira lawan di babak 8 besar. Jika memakai singlematch, kami tidak akan berjumpa PSS di 8 besar " kata Wasis, Sekretaris PSCS dihubungj secara terpisah oleh koran ini.

Absennya pertemuan antara PSCS melawan PSS, menurut Wasis tidak lepas dari predikat juara grup dari kedua kesebelasan.

Berstatus sebagai juara Grup A, PSCS akan berjumpa Persita, Perserang dan Persekap. Sementara PSS akan berjumpa Perssu-wakil Grup A, Perserang dari Grup C dan Persekap, wakil Grup D.

"Jadi kami tidak perlu lagi meminta kepada PT GTS untuk tidak berada satu grup dengan PSS jika pakai singlematch," ungkap Wasis.

Di sisi lain, kubu PSS juga diuntungkan dengan sistem singlematch dan absennya pertemuan dengan PSCS.

Dari catatan rekor di babak 16 besar, PSS Sleman oleh sejumlah pihak lebih diunggulkan. Sebab, Busari dan kawan tercatat menjadi tim tersubur dan minim kebobolan jika dibandingkan tiga tim calon lawannya.

"Oleh karena itu, kami optimistis mampu lolos ke babak selanjutnya," imbuh Arif.

Meski kemungkinan lolos mudah, Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro mengingatkan skuatnya untuk tidak jumawa, karena ketiga calon lawan skuat Super Elang Jawa bisa saja jadi batu sandungan menuju 8 besar.

Selain belum mengetahui secara jelas kekuatan lawan, pelatih asal Kalasan itu menilai bahwa para kontestan di babak 8 besar memiliki kekuatan setara.

"Bahkan, mungkin mereka di atas tim kami," kata Seto.

Oleh karena itu, Seto memilih untuk memaksimalkan persiapan dan melakukan pembenahan tim. Dari sisa waktu jelang 8 besar, tidak hanya penyelesaian akhir, latihan fisik dan pembenahan pertahanan menjadi menu wajib bagi punggawa PSS.

"Begitu juga masalah optimalisasi peluang melalui bola mati. Semua kami maksimalkan di sisa waktu ini," papar Seto.