PERSIBA BANTUL : Beruang Madu Mau Pindah ke Bantul, Persiba Tak Masalah

Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul bersama dengan Kantor Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantul melakukan tinjauan lapangan di Komples Stadion Sultan Agung (SSA), Senin (3/10/2016). (Irwan A. Syambudi/JIBI - Harian Jogja)
26 Oktober 2016 12:20 WIB Jumali Sepakbola Share :

Persiba Bantul siap berbagi kandang.

Harianjogja.com, BANTUL -- Manajemen Persiba Bantul menyatakan siap berbagi kandang dengan Persiba Balikpapan dan PSIM Jogja pada kompetisi musim depan.

Pernyataan kesiapan dari manajemen Laskar Sultan Agung ini disampaikan menyusul adanya keinginan dari Persiba Balikpapan menggunakan Stadion Sultan Agung sebagai home base.

Selain Persiba Balikpapan, PSIM dipastikan memperpanjang sewa stadion untuk kompetisi mendatang karena kandang mereka yakni Stadion Mandala Krida belum selesai direnovasi.

Direktur II PT. Bantul Utama Jaya (BUJ), Wikan Werdo Kisworo mengatakan, tidak mempermasalahkan jika harus berbagi kandang dengan Persiba Balikpapan dan PSIM musim depan.

Ia memperkirakan kedatangan Persiba Balikpapan ke Bantul justru akan menambah pilihan bagi warga Projo Tamansari dalam menyaksikan pertandingan sepak bola.

Selain itu, kedatangan Persiba Balikpapan akan berdampak positif dengan peningkatan animo penonton untuk melihat pertandingan kandang Persiba Bantul.

"Mungkin tak signifikan. Pengalaman kemarin saat berbagi kandang dengan PSIM, jumlah penonton naik di awal laga home, sayangnya hal ini tak berlanjut di pertandingan selanjutnya," ucap Wikan kepada Harianjogja.com, di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (24/10/2016) malam.

Meski demikian, pria berkepala plontos ini menegaskan sampai saat ini rencana Persiba Balikpapan tersebut masih sebatas wacana. Sebab, sampai kini, belum ada koordinasi dari pihak manajemen Beruang Madu maupun pengelola stadion terkait dengan rencana tersebut.

"Untuk pastinya kami masih menunggu konfirmasi dan komunikasi baik dengan pengelola stadion maupun pihak Balikpapan," imbuhnya.

Wikan mengungkapkan, koordinasi dan komunikasi ini dinilai penting sebab stadion berkapasitas 30.000 penonton itu tidak hanya dipakai Persiba Bantul akan tetapi juga digunakan oleh PSIM. Diharapkan dipercepatnya komunikasi antara Persiba Balikpapan dengan pengelola stadion, PSIM dan Persiba maka penjadwalan penggunaan stadion akan mampu dimaksimalkan.

"Meskipun ini masih prematur. Karena kami juga belum tahu kompetisi musim depan akan dimulai bulan apa?," ungkapnya.
Renovasi Diharapkan Mundur

Sebelumnya, Direktur Olahraga Persiba, Jamal Al Rasyid mengaku belum melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pengelola Stadion Sultan Agung, PSIM dan Persiba Bantul terkait perpindahan home base. Hal ini dikarenakan manajemen Beruang Madu masih berharap renovasi Stadion  Parikesit yang dilakukan oleh PT Pertamina bisa diundur.

"Namun, jika memang pindah markas, pilihan stadion yang layak dan sudah terverifikasi dengan baik adalah ke Stadion Sultan Agung, Bantul," katanya.

Jamal mengungkapkan sejumlah upaya telah dilakukan oleh manajemen Persiba Balikpapan agar tetap berhome base di Stadion Parikesit. Salah satunya adalah dengan melayangkan surat kepada PT Pertamina untuk tetap menggunakan Stadion Parikesit setidaknya hingga Juli 2017.

“Namun, jika kompetisi dimulai pada bulan Maret, dengan terpaksa kami menggunakan opsi tersebut,” sambung Jamal.

Menurut Jamal, selain menggunakan kandang Laskar Sultan Agung, manajemen Persiba sejatinya memiliki beberapa opsi untuk menggelar laga kandang. Persiba memiliki opsi untuk berbagai kandang dengan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada musim depan.

“Selain itu, kami juga masih menunggu undangan dari Pemkab Penajam Paser Utara untuk meninjau Stadion Benuo Taka yang bisa jadi opsi kandang bagi Persiba Balikpapan musim depan,” paparnya.

Jamal menambahkan, Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar telah mengizinkan Persiba untuk menggunakan Stadion Benuo Taka, wilayah di seberang selatan Teluk Balikpapan. Wilayah yang dahulu adalah bagian dari Balikpapan dengan nama Kecamatan Balikpapan Seberang.

Adapun Stadion Benuo Taka adalah stadion yang  jaraknya lebih kurang 10 kilometer dari pusat Kota Balikpapan. Meskipun tujuh kilometer dari jarak yang ada, untuk menuju stadion tersebut tim Persiba dan pendukungnya harus menyeberang Teluk Balikpapan.

“Dan nanti juga perlu adanya verifikasi dari PT Liga. Karena stadion tersebut juga belum diverifikasi. Kita lihat perkembangannya nanti, karena kami juga belum berkoordinasi dengan pengelola Stadion Sultan Agung dan Maguwoharjo,” ungkap Jamal.