ISC B 2016 : Manajemen Minta Suporter yang Membuat Ricuh Ditindak

16 Oktober 2016 05:22 WIB Jumali Sepakbola Share :

ISC B 2016, PSIM Jogja terancam mendapatkan sanksi.

Harianjogja.com, BANTUL — PSIM Jogja terancam terkena sanksi berupa denda dan laga usiran dari operator kompetisi ISC B 2016 PT Gelora Tri Semesta, usai kericuhan suporter yang terjadi di laga melawan PSCS Cilacap, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (15/10/2016) sore.

Ketua Umum PSIM, Agung Damar Kusumandaru menyebut PSIM tidak hanya terancam denda, melainkan laga tanpa penonton (usiran). Padahal, manajemen PSIM yang berusaha meningkatkan pendapatan dari sektor tiket tidak menginginkan hal ini.

)(Baca Juga :  ISC B 2016 : Sanksi & Denda Menanti PSIM Usai Tekuk PSCS 3-1)

“Kalau seperti ini, tim yang dirugikan. Kejadian ini menandakan bahwa teman-teman belum dewasa,” kata Anggota DPRD Kota Jogja ini.

Menurut Agung, manajemen PSIM siap jika nantinya PT GTS menjatuhkan hukuman denda dan laga usiran. Hal ini sesuai dengan regulasi yang ada di manual ISC B. Agar persolan ini tidak terulang, maka manajemen akan meminta panpel untuk lebih memperketat keamanan.

“Selain itu kami akan minta kepada kepolisian untuk menerapkan tindakan hukum kepada para pelakunya,” ucapnya.

Kericuhan suporter tidak hanya disesalkan oleh manajemen PSIM. Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto mengaku sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut. Ia menilai bahwa sudah saatnya para pendukung PSIM dewasa, sebab tim yang ditanganinya juga sudah berusaha semaksimal mungkin meraih prestasi.

“Tujuan main di Stadion Sultan Agung kan untuk mendewasakan. Ini skuat muda, perlu dukungan semua pihak terutama warga Jogja. Marilah kita dewasa,” harapnya.