ISC A 2016 : Penyerang Impor MU Ini Jadi Top Skor Sementara

Pablo Aracil (instagram : Maduraunitedfc)
02 Oktober 2016 14:35 WIB Redaksi Solopos Sepakbola Share :

ISC A 2016 menjadi pembuktian bagi Pablo Aracil.

Harianjogja.com, PAMEKASAN — Pesepak bola asal Kota Valencia, Spanyol, Pablo Rodriguez Aracil yang kini memperkuat klub Madura United FC menjadi top skor selama berlangsungnya laga Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

"Pablo sudah mencetak 13 gol selama 21 kali pertandingan, dua gol di antaranya pada putaran kedua ISC," kata Media Officer Madura United FC Tabri Syaifullah Munir di Pamekasan, Minggu (2/10/2016).

Ia menjelaskan, dua gol selama putaran kedua tersebut dicetak oleh Pablo ke gawang Arema dan ke gawang Pusamania Borneo Foodball Club (PBFC).

Pesepak bola asal Kota Valencia kelahiran 20 Juli 1985 bernomor punggung 9 ini merupakan salah satu pemain kunci di klub berjuluk "Laskar Sape Kerap" ini.

Pablo sendiri mengaku, dirinya sebenarnya tidak ada niatan sedikitkan untuk menyandang status top skor, karena ia menyadari bermain untuk sebuah tim.

"Saya tidak ada mimpi untuk menjadi top skor pada kompetisi ini. Mimpi saya adalah berusaha untuk selalu membantu tim ini menang. Saya harus berusaha profesional, jika ada teman yang memiliki peluang lebih baik untuk cetak gol, saya harus berikan ke mereka," katanya.

Dari 13 gol yang berhasil dicetak, ia mengaku yang paling dikenang, adalah dua kali ke gawang Arema di stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Keduanya, saat uji coba pada 14 Februari 2016. Kala itu Arema menang atas Madura United dengan skor 2-1, dan saat laga lanjutan ISC 2016 dengan skor yang sama, 2-1.

"Saya kenang itu, karena gol saya tidak bisa menjadikan tim saya menang atau mendapatkan poin," katanya.

Pablo Rodriguez Aracil merupakan pemain asing bintang di klub sepak bola kebanggaan masyarakat Madura itu.

Sebelum memperkuat Madura United FC, pesepak bola dari Kota Valencia Spanyol ini pernah bergabung dengan tim remaja Levante UD dan Valencia.

Kala itu, Pablo hanya bermain pada liga kasta bawah atau amatir di negaranya, antara lain UD Puol, CD La Oliva, UD Almera B, CD Toledo.

Di luar negeri, Pablo memulai karier bersama Ethnikos Achna FC di Cyprus First Division pada 2008, Pindah ke CS Mioveni di Divisi II Liga Rumania tahun berikutnya. Setelah karier singkat di Republik Irlandia, dia kembali ke kampung halamannya.

Madura United FC merekrut Pablo guna menyambut datangnya musim 2016, bersama 5 pemain baru lainnya.

Pablo menunjukkan debutnya saat melawan PS TNI pada pekan pertama Indonesia Soccer Championship A 2016. Pada pertandingan itu, ia juga mencetak gol debut pada menit ke-20 sekaligus mengantarkan 3 poin untuk Madura United.

Pada pekan keempat, Pablo kembali mencetak gol. Kala itu ke gawang Pusamania Borneo F.C. melalui titik penalti pada menit ke-83.

Pada pekan keenam, Pablo memperlihatkan perkembangan yang luar biasa, terutama saat melawan Persiba Balikpapan Pablo mencetak hatrick. Pablo Ridriguez membuka keunggualan pada menit ke-31, dia berhasil mencetak gol sekaligus memacu semangat para pemain lainnya.

Pada babak kedua, Rodriguez kembali menjadi aktor lapangan lewat tembakan terukurnya pada menit ke-64. Gol ketiga eks penggawa Valencia FC itu tercipta menit ke-82.

"Yang jelas, selama 21 pertandingan Pablo sudah mencetak 13 kali gol, dan ini sangat membanggakan Madura United," kata Tabri menjelaskan.

Hingga kini, Madura United FC masih menjadi pemuncak klasemen ISC 2016 dengan perohen poin 41, mengalahkan Arema Cronus perolehan 40 poin.