ISC B 2016 : Jelang Jamu PPSM, PSIM Jogja Didera Badai Cedera

Logo PSIM (JIBI/Harian Jogja - Dok)
25 Mei 2016 15:32 WIB Arief Junianto Sepakbola Share :

ISC B 2016 akan mempertemukan PSIM Jogja menjamu PPSM Sakti Magelang. Namun, petaka terjadi di tubuh Laskar Mataram karena saat ini mereka didera badai cedera pemain.

Harianjogja.com, JOGJA — Badai cedera menerpa PSIM Jogja jelang menjamu PPSM Sakti Magelang, pada lanjutan ISC B 2016, Sabtu (28/5/2016) di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Setidaknya tiga pilar Laskar Mataram mengalami cedera dan terancam tidak bisa memperkuat skuat saat menghadapi Tim Simo Lodro. Ketiga pemain tersebut adalah Tito Rama, Juni Riadi dan Sunni Hizbullah.

Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto mengatakan Juni dan Sunni mengalami cedera engkel saat skuatnya berlatih tanding melawan tim lokal Kota Jogja SO Takrib, Selasa (25/5/2016) sore di Stadion Kridosono.

Kondisi lapangan yang buruk disinyalir menjadi penyebab cederanya kedua pilar Laskar Mataram itu.

“Mereka mengalami gangguan pada engkelnya. Bisa jadi karena lapangan Kridosono yang tidak rata. Kalau sampai absen, saya jelas pusing mencari penggantinya,” ujar Erwan Hendarwanto, saat dihubungi Harianjogja.com, Rabu (25/5/2016).

Erwan menambahkan, saat ini PSIM tak memiliki stok pemain dengan karakter seperti Sunni di lini belakang. Dua pemain belakang yang ada, yakni Nurdiansyah dan Tri Wahyu lebih dikenal sebagai bek yang kerap tampil lugas dengan mengandalkan pressing ke pemain.

Padahal, dengan materi yang banyak didominasi pemain minim pengalaman, lini belakang PSIM Jogja membutuhkan pemain dengan karakter yang lebih tenang dan taktis.

“Tapi saya akan tetap maksimalkan semua yang ada sekarang,” tambah Erwan.

Sementara untuk pengganti Juni, Erwan kemungkinan akan menarik Johan Arga dan menempatkannya sebagai penyerang semu. Menurutnya, hal itu lebih logis jika harus menempatkan satu orang striker murni sebagai penyerang tunggal. “Karena kami main di kandang [lawan PPSM Magelang]. Kami harus lebih banyak menyerang,” tegas Erwan.