MASA DEPAN PEMAIN : Gagal Gabung Persib, Krasic Pulang ke Serbia

Marko Krasic (Persib)
29 Februari 2016 18:35 WIB Redaksi Solopos Sepakbola Share :

Masa depan pemain asal Serbia, Marko Krasic di Persib selesai. Krasic akhirnya memilih pulang ke Serbia.

 

 
Harianjogja.com, BANDUNG — Pemain asing asal Serbia, Marko Krasic rencananya akan meninggalkan Persib Bandung pada Rabu (2/3/2016). Ia memang batal direkrut Maung Bandung, setelah performanya tidak memuaskan pada ajang uji coba dan turnamen Bali Island Cup (BIC) 2016.

"Marko bilang sudah ada tiket untuk Rabu nanti, tapi bisa saja Kamis atau Jumat. Dia tidak langsung pulang karena ada surat-surat yang harus diurus dulu," ujar pelatih Persib, Dejan Antonic usai memimpin sesi latihan fitnes di Rai Fitness, Jalan Cihampelas Bandung, Senin (29/2/2016).

Dejan pun menegaskan, Marko tetap mengikuti latihan bersama Persib untuk menghabiskan waktu menunggu jadwal pulang. Jadi, tidak ada maksud untuk memberi kesempatan kedua agar bisa menjadi kekutan Maung Bandung.

"Tidak ada kesempatan bagi saya untuk membuka peluang Marko bertahan di Persib. Dia masih ikut latihan karena menunggu kepastian dulu seperti kompensasi dan lainnya karena dia sudah satu bulan di sini," jelasnya.

Terlebih, lanjut Dejan, pekan ini akan datang dua pemain asing baru. Namun, Dejan masih menutup rapat nama pemain asing yang akan didatangkannya.

"Yang pasti saya mau secepatnya pemain baru datang. Memang agak sulit mendatangkan pemain asing, harus ada urusan surat dulu lalu negosiasi, kemudian dilihat kondisinya. Puji Tuhan kalau mereka bagus dan bisa dipersiapkan untuk ISC nanti," ujar Dejan.

Dejan menegaskan tak mau pemain asing yang sudah terlalu uzur. "Pokoknya jangan terlalu tua, mungkin 32 tahun masih oke, kalau terlalu tua saya tidak mau," tegas pelatih asal Serbia ini.

Sementara, Manajer Persib Umuh Muchtar menegaskan, Persib membutuhkan dua playmaker (satu asing dan satu lokal) serta satu striker asing untuk menggantikan Aron da Silva.

"Fokus Persib untuk dua posisi itu. Mungkin kalau satu di antaranya dari Asia juga bisa, untuk memenuhi regulasi di ISC. Tapi, kami juga tak mau asal-asalan merekrut," tegas Umuh.