ISC 2016 : Mantan Pemain Timnas Ini Doakan PSM Juarai ISC

logo PSM Makassar (JIBi/Harian Jogja - Ligaindonesia.co.id)
29 Februari 2016 02:40 WIB Redaksi Solopos Sepakbola Share :

ISC 2016 segera dihelat. Mantan pemain timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto mendoakan PSM menjuarai kompetisi tersebut.

 

 

Harianjogja.com, MAKASSAR — Mantan pemain timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto berharap sekaligus mendoakan PSM Makassar agar bisa tampil sebagai juara Indonesia Soccer Championship (ISC) yang digulirkan 15 April 2016.

Kurniawan Dwi Yulianto mengatakan, meski sudah lama tidak memperkuat tim Juku Eja namun dirinya tetap mamantau mantan tim yang pernah dibawanya tampil sebagai kampiun pada musim 1999-2000.

"Saya tetap pantau perkembangan tim PSM. Saya tentu berharap PSM bisa berprestasi dan tampil sebagai yang terbaik pada kompetisi mendatang," jelasnya, di Makassar, Minggu (28/2/2016).

Ia menjelaskan, salah satu yang membuat dirinya masih teringat dengan tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan itu tentu saja status juara. Apalagi prestasi itu didapatkan saat dirinya memperkuat PSM Makassar.

"Terus terang inilah yang membuat kangan saya terhadap PSM. Mudah-mudahan tim ini bisa kembali berprestasi dan tampil sebagai juara," katanya saat tampil sebagai tim talent scouting MILO Football Championship 2016.

Sementara terkait pelaksanaan MILO Football Championship, dirinya berharap muncul talenta-talenta baru asal Makassar yang bisa tampil di tingkat nasional hingga internasional.

Potensi untuk melahirkan banyak talenta muda di ajang tersebut, kata dia, memang cukup terbuka lebar. Sebab Makassar memang dikenal sebagai lumbungnya para pemai berbakat.

"Saya berharap akan lahir Faturrahman (Pusamanai Borneo FC) yang baru dari ajang ini. Saya optimistis dengan potensi pemain muda asal Makassar yang memang banyak di daerah ini," katanya.

Seperti di Medan, MILO Football Championship Makassar juga menghadirkan Football Clinic dan Kelas Gizi yang akan diadakan pada 28 Februari bersamaan dengan jalannya kompetisi.

Football Clinic memberikan kesempatan kepada siswa selain peserta MILO Football Championship untuk dilatih oleh Kurniawan Dwi Yulianto.

Sementara Kelas Gizi bertujuan untuk mengedukasi para ibu mengenai pentingnya asupan gizi makanan dan minuman pendamping untuk membantu memenuhi energi yang menunjang aktivitas keseharian anak.

Pihak penyelenggara juga percaya jika dibalik prestasi anak terdapat peran dan dukungan besar orang tua mulai dari pemilihan asupan gizi hingga kegiatan yang dijalani anak.

Untuk itulah kami berharap Kelas Gizi dapat membantu para orang tua dalam memilih asupan makanan dan minuman pendamping yang tepat bagi anak.

"Tentunya kami berharap keseluruhan rangkaian MILO Football Championship dapat membantu mewujudkan anak Indonesia yang lebih sehat, berprestasi dan membantu mengawali langkah mereka menjadi juara sejati," tutup Prawitya Soemad.