BALI ISLAND CUP 2016 : PSSI Larang Pemain Yang Terkena Sanksi Sepak Bola Gajah Merumput

Dengan mata kanan yang masih ditutupi pelindung paska operasi beberapa hari lalu sudah nampak di latihan PSS Sleman yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Jumat (12/2/2016). (Arief Junianto/JIBI - Harian Jogja)
18 Februari 2016 13:37 WIB Arief Junianto Sepakbola Share :

Bali Island Cup 2016 sore ini akan menampikan laga antara Persib Bandung melawan PSS Sleman. PSS Sleman direncanakan akan diperkuat oleh para pemain yang terkena sanksi skandal sepak bola gajah. Hal ini mendapatkan respon dari PSSI dengan meminta agar panpel Bali Island Cup melarang para pemain PSS tersebut ambil bagian.

 

 
Harianjogja.com, JOGJA — PSSI segera mengambil tindakan terkait dengan aksi nekat dari sejumlah pemain dan pelatih PSS Sleman yang terkena sanksi atas skandal sepak bola gajah beberapa waktu lalu dengan melakukan aktivitas di lapangan hijau.

Sekretaris Jenderal (Sekjend) PSSI Azwan Karim mengatakan, pada dasarnya PSS Sleman tetap diizinkan untuk mengikuti di turnamen apapun, termasuk Bali Islands Cup (BIC) 2016. Hanya saja, PSSI melarang jika individu yang masih menjalani sanksi sepak bola gajah itu untuk terlibat di dalamnya.

Ia menegaskan, pemerintah boleh saja membekukan kepengurusan PSSI. Namun, hal itu tidak membuat organisasi PSSI berhenti. Oleh karena itu, ia menganggap sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI dua tahun lalu masih tetap berlaku.

“Itu artinya, mereka tidak boleh terlibat dalam aktivitas PSS Sleman di semua even, termasuk Bali Island Cup," tegas Azwar saat dihubungi Harianjogja.com, Kamis (18/2/2016) pagi.

Azwar menambahkan, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan kepada panitia BIC 2016 untuk tidak mengizinkan PSS Sleman menampilkan pemain yang terkena sanksi. Jika hal tersebut dihiraukan, tidak menutup kemungkinan sanksi tambahan akan dijatuhkan.

“Lagipula dulu waktu Piala Kemerdekaan [2015], para pemain PSIS yang juga terhukum dilarang ikut kok,” katanya.