ISC 2016 : MU Anggarkan Rp12 Miliar Untuk Beli 2 Pemain Bintang

Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja - Dok)
13 Februari 2016 05:35 WIB Redaksi Solopos Sepakbola Share :

ISC 2016 menjadi pembuktian bagi Madura United. Tim baru tersebut bahkan telah menganggarkan Rp12 miliar untuk merekrut 2 pemain bintang.

 
Harianjogja.com, SURABAYA — Setelah merekrut 21 pemain lokal dan menetapkan tiga pemain asing dalam waktu dekat, Madura United (MU) berencana mendatangkan dua pemain lokal tambahan.

Manajer MU, Haruna Soemitro, memastikan kedua pemain lokal yang akan didatangkan terakhir ini merupakan pemain kunci MU di musim ini. Tetapi, Haruna tak bersedia menyebutkan identitas kedua pemain kategori bintang lima yang kini sedang didekati itu.

"Kami sudah kontak terus dengan dua pemain ini. Salah satunya striker top Tanah Air. Yang jelas mereka pemain bintang yang jadi incaran banyak klub," tutur Haruna tanpa menjelaskan ciri-ciri sang pemain.

Ia belum bersedia membeberkan siapa pemain tersebut karena belum ada kesepakatan resmi yang terjalin antara manajemen MU dengan pemain itu. Haruna berjanji akan mengumumkan nama pemain tersebut bila sudah ada kesepakatan.

Bagi Haruna, tidak etis bila ia mengumumkan nama pemain jika masih dalam tahap negosiasi seperti sekarang. Haruna menampik kekhawatiran pemain itu bakal dicomot tim lain jika membuka nama pemain itu. Menurut Haruna, bukan manajemen MU yang memburu kedua bintang tersebut, melainkan kedua pemain ini yang ingin bergabung dengan MU.

Sikap berbeda ditunjukkan Haruna mengenai besaran rancangan anggaran semusim serta pos pengeluaran klubnya pada pramusim ini. Ia menyatakan rancangan anggaran MU untuk musim ini sebesar Rp12 miliar. Dana sebesar itu murni diperoleh dari sponsor.

Saat ini MU telah mengantongi Rp8 miliar dari tiga sponsor yang berhasil mereka gaet. Madura United juga sedang bernegosiasi dengan dua calon sponsor lagi.

Sesuai estimasi pemasukan dari sponsor yang sebutkan Haruna, tambahan Rp4 miliar untuk menggenapi anggaran MU menjadi Rp12 miliar diyakini akan tertutupi oleh kedua calon sponsor tersebut. "Saat ini sedang menjalin komunikasi secara intens, bahkan sudah hampir sepakat," jelas Haruna.

Mantan ketua Pengprov PSSI Jatim ini menyebutkan besaran dana tersebut diyakini cukup untuk menutupi seluruh kebutuhan tim selama semusim karena pos pengeluaran terbesar untuk rekrutmen pemain baru hanya Rp6 miliar.

Dari total anggaran Rp6 miliar yang disiapkan untuk merekrut pemain, saat ini baru terpakai sekitar Rp4,8 miliar. Sisa dana Rp1,2 miliar akan digunakan untuk mengontrak dua tambahan pemain lokal yang akan jadi pemain kunci MU di musim ini.

Pemasukan MU berpotensi menggelembung karena manajemen belum memasukkan pendapatan dari tiket penonton. Jika menilik ke belakang saat Achsanul Qosasi mengendalikan Persepam Madura United (sekarang Persepam Madura Utama), pendapatan dari tiket penonton bisa mencapai Rp2-3 miliar.