PSIM JOGJA : Tali Asih Gantikan Gaji

26 Mei 2015 15:20 WIB Jumali Sepakbola Share :

PSIM Jogja , Agung mengakui kemarin ada pertemuan antara manajemen dan pemain.

Harianjogja.com, JOGJA -- Manajemen PSIM akhirnya mengambil kebijakan yang cukup membuat perih pemain. Selain tidak memberikan gaji April yang dibayarkan pada Mei, manajemen juga menyamaratakan tali asih pemain.

"Kebijakan ini sudah kami pikirkan. Alasan utama adalah force majour, sehingga gaji bulan April yang dibayarkan Mei akan diganti tali asih dengan besaran yang sama tiap pemain," ungkap Ketua Umum sekaligus Manajer PSIM Agung Damar Kusumandaru kepada Harianjogja.com, Senin (25/5/2015) siang.

Meski enggan merinci berapa besaran tali asih yang diberikan, Agung mengakui kemarin ada pertemuan antara manajemen dan pemain. Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen menyampaikan mengenai kondisi tim dan berharap para pemain memahami.

"Khusus untuk delapan pemain yang masih bertahan di mess. Kami usahakan untuk segera terselesaikan. Untuk ke depan kami masih menunggu perkembangan dan tim ini sudah dinyatakan bubar," terang Agung.

Menurut Agung, dengan telah dibubarkannya tim, para pemain PSIM berstatus bebas transfer. Selain itu, Manajemen PSIM juga tidak memiliki rencana untuk mengikuti turnamen Piala Kemerdekaan versi Tim Transisi ataupun Piala Utama yang digelar oleh PT Liga.

"Kami tidak ada rencana. Sementara kami fokus membereskan yang ada dulu, sambil melihat perkembangan," ucap Agung.

Terpisah salah satu pemain PSIM Eko Kancil Budi Santoso mengatakan setelah mempertimbangkan persepakbolaan nasional dan kondisi tim pihaknya menerima keputusan yang diberikan oleh manajemen.

Selain menerima uang tali asih, Eko menyebutkan para pemain juga telah menerima surat keluar dari klub. Surat itu diberikan karena para pemain telah dinyatakan putus kontrak menyusul batal digelarnya kompetisi Divisi Utama.

"Kami menerimanya. Surat keluar pun sudah kami terima. Setelah ini saya akan pulang ke Batang," beber Kancil.