PSS SLEMAN : Penonton Puas

HARIAN JOGJA/GIGIH M. HANAFIPemain PSS Sleman, Fakhrudin(tengah) meluapkan kekecewaannya saat gagal menjebol gawang Persis Solo pada pertandingan Liga Divisi Utama 2013 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (9 - 6). Pss Sleman Unggul tipis 1/0 atas Persis Solo.
24 Mei 2015 17:40 WIB Sepakbola Share :

PSS Sleman melawan Arema Cronus memuaskan pecinta sepakbola Sleman.

Harianjogja.com, SLEMAN - Pertandingan menarik tersaji dalam laga eksibhisi antara PSS All Star lawan Arema Cronus di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (23/5/2015) malam. Pertarungan yang berakhir 4-1 untuk Arema benar-benar memuaskan ribuan pecinta sepakbola Sleman.

Permainan ekslosif yang diperagakan kedua tim membuat penonton begitu menikmati pertandingan akhir pekan itu.
Kendati tuan rumah harus dipermak tim tamu, namun pertandingan itu benar-benar menjadi hiburan setelah skuat resmi Super Elang Jawa dibubarkan akibat ketidakjelasan kompetisi.

Dalam pertandingan itu skuat All Star yang baru berlatih kurang dari dua pekan mencoba menggebrak ketika pertandingan babak pertama baru dimulai. Nama besar Arema Cronus tak membuat eks pilar-pilar PSS itu ciut nyali meski yang dihadapi pemain-pemain bintang. Serangkaian serangan pun gencar mengancam pertahanan Arema yang dikomandani Fabiano Betrand.

Semangat juang tinggi untuk menggempur Singo Edan, julukan Arema, akhirnya membuahkan hasil. Baru sembilan menit pertandingan berjalan PSS All Star mampu memberi noda ke gawang tim papan atas, Arema. Sebuah kerjasama cantik yang diperagakan Rasmoyo mampu diselesaikan menjadi gol oleh Busari.Sepakan eks pemain Persepam Madura itu tak mampu dibendung kiper Arema, Kadek Wardana. 1-0 PSS All Star mengungguli Arema.

Berhasil membuat gol membuat semangat juang Anang Hadi dkk semakin terlecut. Berkali-kali serangan mampu merepotkan pertahanan Arema. Bahkan Busari kembali nyaris membuat gol kedua. Sebuah bola rebound hasil kreasi apik Monieaga gagal dia tuntaskan dengan sempurna. Tendangannya justru terbang tinggi meski tinggal berhadapan dengan gawang kosong.

Singo Edan rupanya hanya memberi waktu 24 menit kepada PSS All Star untuk menunjukkan semangat tempurnya. Tepatnya di menit 25, gelandang serang Arif Suyono membuat aksi lewat sayap kiri. Umpan mendatar ke jantung pertahanan All Star pun menjadi sebuah petaka. Pasalnya bomber maut Cristian El Loco Gonzalez tepat berada di situ. Tanpa ampun pemain gaek itu menghujam gawang All Star untuk membawa kedudukan sama kuat 1-1.

Hasil imbang membuat alur pertandingan makin menarik. Amukan Singo Edan akhirnya dimulai pada menit 45. Arif Suyono kembali menampilkan aksi memukau. Dia meliuk-liuk diuntuk mengobrak-abrik bek All Star sebelum menghujam gol kedua untuk timnya.

Babak kedua berjalan, permainan kedua tim tak kehilangan ritme. Di sinilah Arema menunjukkan kapasitasnya. Baru berjalan dua menit tendangan spekulasi Dendi Santosa semakin melebarkan jarak kemenangan. Namun All Star belum habis, berkali-kali serangan yang dilakukan mampu merepotkan tim tamu. Sayang keberuntungan belum berpihak. Justru semenit sebelum bubar, Gilang Ginarsa membawa keunggulan 4-1 untuk Arema.

Sebanyak 20.000 tiket ludes terjual dalam pertandingan itu sehingga animo penonton begitu terlihat.

Kapten PSS All Star Anang Hadi merasa merinding saat kali pertama merasakan animo luar biasa di Stadion Maguwoharjo.

"Ini penghargaan bagi kami. Ternyata kami masih mendapat tempat spesial di hati pecinta PSS. Tapi saya mohon maaf gagal mempersembahkan kemenangan," ujar Anang usai pertandingan.

Begitu halnya dengan bintang Arema Cristian Gonzales. Eks pemain Timnas Indonesia itu mengungkapkan ekspresi positifnya atas laga yang baru saja ia mainkan.

"Pertandingan bagus," ujarnya singkat.