PSS SLEMAN : Eksibhisi PSS All Star, Banting Setir ke Arema Cronus

HARIAN JOGJA/GIGIH M. HANAFIPemain PSS Sleman, Fakhrudin(tengah) meluapkan kekecewaannya saat gagal menjebol gawang Persis Solo pada pertandingan Liga Divisi Utama 2013 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (9 - 6). Pss Sleman Unggul tipis 1/0 atas Persis Solo.
22 Mei 2015 15:40 WIB Sepakbola Share :

PSS Sleman untuk eksibhisi PSS All Star banting setir ke Arema Cronus.

Harianjogja.com, SLEMAN- PSS All Star akhirnya akan bertanding melawan Arema Cronus dalam laga persahabatan yang digelar di Stadion Maguwoharjo.

Pemilihan Arema karena Persip Pekalongan dan kontestan Malaysia Super League (MLS) Sime Darby
batal bertanding.

General Manajer PSS Soekoco memastikan Singo Edan bakal menjadi lawan yang akan dijajal oleh
Anang Hadi dkk. Pertandingan eksibhisi tetap akan tersaji di Stadion Maguwoharjo. Mengenai waktunya manajemen hanya menegaskan akan dilaksanakan secepatnya.

"Yang jelas Jumat [22/5] siang skuat Arema akan tiba di Sleman," ujar Soekoco, Rabu (20/5/2015) sore.

Soekoco menjelaskan, manajemen bisa mendapatkan lawan dari kasta tertinggi merupakan sesuatu
yang kebetulan. Di saat Same Darby membatalkan niat datang ke Maguwoharjo, tiba-tiba manajemen
mengontak Arema. Tak disangka tim kebanggaan Aremania itu langsung merespons positif untuk
datang ke Sleman. Lebih lanjut Soekoco menyampaikan, sejatinya Arema juga berhasrat untuk
menjajal Sime Darby.

Terkait kegagalan menggaet Persip dan Sime Darby, Soekoco mengungkapkan tak dapat memaksa
keinginan dua tim itu.

"Setelah gagal lawan Sime Darby kami langsung komunikasi dengan Persip semalam, tapi ternyata
mereka juga tidak bisa," ungkapnya.

Persip Pekalongan tak bisa memenuhi tantangan All Star karena memilih untuk menyiapkan timnya di
mini turnamen yang rencananya dimulai 26 Mei ini. Mini turnamen itu sendiri digagas oleh tim-tim Divisi
Utama yang ada di Jawa Tengah.

"Kami juga tak bisa memaksa Persip meski mereka baru turun di mini turnamen pekan depan,"
tuturnya.

Beruntung bagi All Star, Arema saat ini sedang butuh lawan sebagai persiapan untuk turun di
turnamen pramusim, QNB Cup, pekan depan.

Terpisah Ketua Panpel PSS Ediyanto mengungkapkan, pihaknya berharap pertandingan All Star
kontra Arema bisa digelar Sabtu (23/5/2015) malam.

"Ini kami sedang urus proses izinnya di kepolisian. Inginnya kami bisa menggelar laga malam hari
karena sudah setahun ini selalu pertandingan sore," papar Ediyanto.

Lantaran tim yang dihadapi terbilang punya nama besar, Panpel pun akhirnya menaikkan harga tiket.
Untuk tiket di tribun utara dan selatan harganya tetap Rp15.000. Sedangkan tribun sisi barat harganya
naik dari semula Rp30.000 menjadi Rp40.000. Sementara tribun sisi timur yang semula dipatok
Rp25.000 menjadi Rp30.000.

"Jumlah tiket yang kami cetak juga ditambah, semula 15.000 lembar kini jadi 20.000 lembar," jelasnya.

Skuat Arema yang akan dihadapi eks pilar PSS juga belum diketahui secara pasti. Hanya saja,
mayoritas pemain pemain yang sempat berkompetisi di QNB League lalu bakal turut serta.
Ediyanto berharap pelatih Suharno yang saat ini menukangi Arema membawa serta nama Cristian El
Loco Gonzales. Pasalnya pemain gaek itu memiliki pamor yang bisa meningkatkan animo penonton
untuk datang secara langsung ke stadion.