PSS SLEMAN : Laga Eksebhisi PSS All Star, Banting Setir ke Arema Cronus

JIBI/Harian Jogja - Gigih M Hanafi
21 Mei 2015 21:20 WIB Sepakbola Share :

PSS Sleman untuk laga eksebhisi banting setir ke Arema Cronus.

Harianjogja.com, SLEMAN - Panitia pertandingan PSS All Star bergerak cepat untuk tetap merealisasikan laga eksebhisi bagi publik sepakbola di Sleman. Kegagalan mendatangkan Persip Pekalongan dan kontestan Malaysia Super League (MLS) Sime Darby tak membuat Panpel menyerah.

Hasilnya, justru di detik-detik terakhir jelang jadwal pertandingan Panpel mendapatkan lawan tanding sekelas Arema Cronus. General Manajer PSS Soekoco memastikan Singo Edan bakal menjadi lawan yang akan dijajal oleh Anang Hadi dkk. Jadi pertandingan eksebhisi tetap akan tersaji di Stadion Maguwoharjo. Mengenai waktunya manajemen hanya menegaskan akan dilaksanakan secepatnya.

"Yang jelas Jumat (22/5/2015) siang skuat Arema akan tiba di Sleman," ujar Soekoco, Rabu (20/5/2015) sore.

Soekoco menjelaskan, manajemen bisa mendapatkan lawan dari kasta tertinggi merupakan sesuatu yang kebetulan. Di saat Same Darby
membatalkan niat datang ke Maguwoharjo, tiba-tiba manajemen mengontak Arema. Tak disangka tim kebanggaan Aremania itu langsung merespons positif untuk datang ke Sleman. Lebih lanjut Soekoco menyampaikan, sejatinya Arema juga berhasrat untuk menjajal Sime Darby.

Terkait kegagalan mengaet Persip dan Sime Darby, Soekoco mengungkapkan tak dapat memaksa keinginan dua tim itu.

"Setelah gagal lawan Sime Darby kami langsung komunikasi dengan Persip semalam, tapi ternyata mereka juga tidak bisa," ungkapnya.

Persip Pekalongan tak bisa memenuhi tantangan All Star karena memilih untuk menyiapkan timnya di mini turnamen yang rencananya dimulai 26 Mei ini. Mini turnamen itu sendiri digagas oleh tim-tim Divisi Utama yang ada di Jawa Tengah.

"Kami juga tak bisa memaksa Persip meski mereka baru turun di mini turnamen pekan depan," tuturnya.

Beruntung bagi All Star, Arema saat ini sedang butuh sparing sebagai persiapan untukĀ  turun di turnamen pramusim, QNB Cup, pekan depan.

Terpisah Ketua Panpel PSS Ediyanto mengungkapkan, pihaknya berharap pertandingan All Star kontra Arema bisa digelar Sabtu (23/5/2015) malam.

"Ini kami sedang urus proses izinnya di kepolisian. Inginnya kami bisa menggelar laga malam hari karena sudah setahun ini selalu pertandingan sore," papar Ediyanto.

Lantaran tim yang dihadapi terbilang punya nama besar, Panpel pun akhirnya menaikkan harga tiket. Untuk tiket di tribun utara dan selatan harganya tetap Rp15.000. Sedangkan tribun sisi barat harganya naik dari semula Rp30.000 menjadi Rp40.000. Sementara tribun sisi timur yang semula dipatok Rp25.000 menjadi Rp30.000.

"Jumlah tiket yang kami cetak juga ditambah, semula 15 ribu lembar kini jadi 20 ribu lembar," jelasnya.

Skuat Arema yang akan dihadapi eks pilar PSS juga belum diketahui secara pasti. Hanya saja, mayoritas pemain pemain yang sempat berkompetisi di QNB League lalu bakal turut serta.

Ediyanto berharap pelatih Suharno yang saat ini menukangi Arema membawa serta nama Cristian El Loco Gonzales. Pasalnya pemain gaek itu memiliki pamor yang bisa meningkatkan animo penonton untuk datang secara langsung ke stadion.