DIVISI UTAMA 2015 : Kembali Digelar, Ini Sikap PSIM Jogja

Jadwal Siaran Sepak Bola (Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja - Dok)
12 Mei 2015 16:44 WIB Jumali Sepakbola Share :

Divisi utama 2015 kembali digelar Oktober mendatang.

Harianjogja.com, JOGJA - PT Liga Indonesia telah mengumumkan bahwa kompetisi Divisi Utama 2015 akan kembali digelar pada Oktober mendatang.

Kompetisi yang sempat dibubarkan tersebut kembali digelar dengan pertimbangan konflik antara PSSI dan Kemenpora telah selesai. Meskipun demikian, kubu PSIM Jogja masih belum mengambil sikap mengenai rencana digulirkannya kompetisi kasta kedua di Tanah Air ini.

Hal ini dikarenakan, pascapembubaran kompetisi oleh PT Liga, PSIM belum memiliki gambaran mengenai langkah ke depan. Langkah paling dekat yang bisa diambil oleh manajemen Laskar Mataram adalah membubarkan skuat.

"Langkah tersebut paling memungkinkan. Sesuai dengan rapat terakhir itu opsi yang bisa diambil. Namun kami akan menemui para sesepuh terlebih dahulu, karena mereka juga belum mendapatkan penjelasan masalah ini," ujar Ketua Umum sekaligus Manajer PSIM Agung Damar Kusumandaru kepada Harianjogja.com, Senin (11/5/2015) di Wisma PSIM.

Menurut Agung langkah menemui beberapa sesepuh sepak bola dan mantan pengurus PSIM adalah untuk mendapatkan masukan terkait dengan kondisi tim saat ini. Selain itu, manajemen PSIM juga direncanakan menggelar rapat semalam dengan melibatkan sejumlah stakeholder di PSIM.

"Kami tidak ingin salah langkah. Untuk itu kami ingin bertemu dengan para sesepuh," lanjut Agung.

Mengenai kewajiban berupa pembayaran gaji kepada pemain, Agung mengaku pihaknya terus mengupayakan. Saat ini para pemain dan pelatih PSIM tinggal menunggu pembayaran gaji pada bulan April. Sedangkan untuk bulan sebelumnya telah dibayarkan.

"Kami usahakan," ucap Agung.

Sementara terkait dengan rencana PT Liga menggelar kompetisi baru pada Oktober mendatang, Agung menyatakan hal tersebut sepertinya sulit terealisasi. Konflik antara PSSI dan Kemenpora diprediksi belum akan selesai pada bulan tersebut.

"Apakah nantinya mendapatkan izin dari kepolisian? Jika pun jadi, kami akan gunakan gambaran pemain di kompetisi 2014," jelas Agung.

Langkah untuk menggunakan gambaran pemain pada 2014, lanjut Agung didasarkan pada pengalaman yang ada. Sementara skuat bentukan pada 2015 kali ini, dirasa belum teruji.

"Meskipun mereka sudah menjalani uji coba kan, belum teruji. Nanti soal masalah itu akan kami pikirkan," tandas Agung.