PSSI DIBEKUKAN : PT Liga Undang Klub DIY

Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja - Dok)
06 Mei 2015 16:40 WIB Sepakbola Share :

PSSI dibekukan dan PT Liga Indonesia mengundang sejumlah perwakilan klub, termasuk tiga klub di DIY.

Harianjogja.com, JOGJA — Klub di DIY, PSS Sleman, PSIM Jogja dan Persiba Bantul memastikan hadir pada pertemuan yang digelar oleh PT Liga Indonesia, di Hotel Grand Cempaka, Kamis (7/5/2015) sore. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/05/05/pssi-dibekukan-besok-pt-liga-indonesia-panggil-perwakilan-klub-isl-dan-du-601065">PSSI DIBEKUKAN : Besok, PT Liga Indonesia Panggil Perwakilan Klub ISL dan DU)

Dalam pertemuan yang dipimpin langsung oleh CEO PT Liga, Joko Driyono tersebut akan didapatkan penjelasan dan kepastian mengenai keberlangsungan kompetisi. Sebelumnya, PT Liga dan PSSI menyatakan menghentikan semua kompetisi yang berada di bawahnya.

Selain kompetisi Divisi Utama dan QNB League yang merupakan kompetisi profesional, kedua lembaga ini juga batal menggelar kompetisi Liga Nusantara hingga Piala Suratin. Joko Driyono membenarkan telah mengundang klub Divisi Utama pada Kamis. Dalam pertemuan tersebut akan dibahas mengenai rencana ke depan. Selain klub Divisi Utama, operator liga di bawah PSSI ini juga mengundang 18 perwakilan klub QNB League pada Rabu (6/5/2015).

“Lihat saja nanti," papar pria asal Ngawi ini.

Ketua Umum sekaligus Manajer PSIM Agung Damar Kusumandaru memastikan akan mengikuti pertemuan itu.

“Undangan lewat e-mail sudah kami terima semalam. Rencananya saya yang bakal berangkat. Rapat semalam belum ada keputusan, sementara tim kami liburkan sampai batas waktu tidak ditentukan, sambil menunggu perkembangan,” ujar Agung, Selasa (5/5/2015) di Wisma PSIM.

Menurut Agung sementara skuat PSIM belum dibubarkan. Alasannya, selain menunggu perkembangan persepakbolaan Indonesia, manajemen lanjut Agung juga masih menunggu rapat manajemen selanjutnya.

“Usai dari Jakarta akan ada rapat lagi. Kami tidak ingin gegabah menentukan sikap,” tandas Agung.

Agung memastikan pihaknya tidak akan menggelar laga uji coba dengan tujuan untuk mendapatkan pendapatan. Manajemen PSIM memilih membubarkan skuat jika nantinya kompetisi memang benar-benar bubar.

“Kami lihat perkembangan saja,” terang Agung.

Sekretaris Persiba Wikan Werdo Kisworo menandaskan menunda pertemuan manajemen setelah mendapatkan surat dari PT Liga.

“Nanti saya dan salah satu manajemen yang berangkat. Soal keputusan pembubaran akan dibahas setelah rapat yang digelar seusai pertemuan tersebut,” jelas Wikan.

Wikan mengungkapkan untuk sementara pihaknya masih melakukan aktivitas latihan skuat. Latihan tersebut kemungkinan besar berhenti pada pertengahan bulan ini, setelah belum ada kejelasan digulirkannya kompetisi.

“Jika menggelar uji coba atau turnamen, kami pastikan sulit. Semua tergantung pertemuan Kamis(7/5) nanti,” ucap Wikan.

General Manajer PSS Soekoco menjelaskan, undangan tersebut merupakan ajakan pertemuan bersama sejumlah tim kontestan Divisi Utama.

Kendati begitu, Soekoco belum bisa memutuskan langkah Super Elang Jawa, julukan PSS, setelah PSSI memutuskan menghapus semua kompetisi sepak bola Tanah Air.

Manajemen, lanjut Soekoco, begitu mengapresiasi terhadap undangan yang dilayangkan. Soekoco menyebut, momen tersebut menjadi sebuah jawaban atas kegelisahan terkait tidak adanya kompetisi.
“Saya anggap pertemuan di Jakarta nanti menghasilkan keputusan yang betul-betul konkret. Kalau kami inginnya kompetisi tetap jalan,” ujar dia.

Pihaknya kini juga tengah menunggu kabar baik dari Menpora yang berencana mengundang seluruh peserta kompetisi Divisi Utama dalam forum resmi.

“Namun pertemuan dengan Menpora belum ada kepastiannya kapan," jelasnya.

Hingga kini manajemen juga belum menentukan nasib skuat PSS ke depan. Rapat internal manajemen pada Senin (4/5/2015) belum menghasilkan keputusan pasti.

“Kami pilih untuk menunggu dua momen itu. Yang pasti pertemuan dengan PT Liga Indonesia, lalu momen kedua pertemuan dengan Kemenpora jika memang betul-betul jadi digelar,” harap dia.

Soekoco lantas memberikan saran, sembari menunggu kepastian, tim besutan Jaya Hartono tetap diharapkan melakukan latihan rutin. Manajemen bahkan masih membuka peluang melakukan agenda uji coba di saat kejelasan kompetisi masih vakum. Nyatanya, Agung Suprayogi dkk rencananya akan menjajal Pesekama Magelang, akhir pekan ini.