PSSI DIBEKUKAN : Pelatih Hanya Pasrah

Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja - Dok)
05 Mei 2015 18:20 WIB Jumali Sepakbola Share :

PSSI dibekukan, terkait pembubaran skuat, masing-masing pelatih mengaku pasrah.

Harianjogja.com, BANTUL - Pelatih Persiba Didik Listyantara mengungkapkan tidak bisa berbuat banyak terkait dengan rencana manajemen untuk membubarkan skuat.

Pelatih berlisensi C AFC ini menilai langkah pembubaran tim adalah logis mengingat PT Liga batal menggelar laga. Selain itu, tidak ada kejelasan apakah ke depan Persiba mengikuti kompetisi versi pemerintah.

"Meski demikian, manajemen juga harus memikirkan kami. Manajemen harus melunasi pembayaran gaji pemain dan pelatih juga. Sejauh ini memang bulan April belum dibayarkan," jelas Didik, Senin (4/5/2015).

Didik mengungkapkan sampai saat ini dirinya belum bisa berbicara banyak mengenai kemungkinan masa depannya dan tim. Secara pribadi, Didik menyatakan akan tetap menangani tim jika nantinya diminta manajemen untuk mengikuti kompetisi versi pemerintah.

"Bagaimanapun saya juga punya keluarga. Namun, kami masih menunggu kejelasan dari manajemen," papar Didik.

Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro mengungkapkan tidak bisa berbuat banyak jika nantinya skuat dibubarkan. Seto hanya berharap manajemen mampu memberikan haknya kepada para pemain, ofisial dan perangkat tim lainnya.

"Soal itu nanti nunggu rapat manajemen. Sudah menjadi risiko dengan kondisi sepak bola nasional saat ini," cetus pelatih berlisensi B AFC ini.