PSS SLEMAN : Jaya Ngebet Uji Coba

23 Maret 2015 18:20 WIB Sepakbola Share :

PSS Sleman, Jaya mengaku kecewa lantaran program uji coba kandas akibat tak ada izin dari kepolisian

Harianjogja.com, SLEMAN - Pelatih PSS Jaya Hartono ngebet untuk melihat skuatnya melakukan pertandingan uji coba. Begitu ngebetnya, Jaya bahkan sekarang tidak muluk-muluk mengharuskan timnya mendapatkan lawan tanding dari kasta Indonesian Super League (ISL).

Pelatih yang pernah sukses bersama Persik Kediri itu pun menerima dengan senang hati meski calon lawan yang dihadapi juga dari ranah Divisi Utama.

"Yang penting uji coba bisa terlaksana secepatnya, syukur-syukur pekan ini. Tidak perlu dengan tim ISL karena sepertinya mustahil," ujar Jaya kepada wartawan, Minggu (22/3/2015).

Jaya menjelaskan, memaksakan uji coba dengan tim ISL saat ini jelas sulit. Menurut dia tim-tim ISL saat ini sudah fokus menatap kompetisi. Apabila dipaksakan pun tim ISL tidak akan menurunkan pilar-pilarnya. Lebih lanjut Jaya mengaku uji coba pada pekan ini mutlak harus dilakukan.

"Karena sejak awal memang sudah terjadwal. Sampai dengan 12 April itu harus ada rangkaian uji coba," jelas dia.

Guna bisa merealisasikan uji coba secepatnya, pelatih berlisensi A AFC itu bahkan juga berkenan kalau pun
skuatnya harus menyambangi kandang calon lawan.

"Saya berharap sekali pekan ini sudah ada uji coba. Apa itu di dalam atau di luar kandang. Repot juga kalau izin pertandingan selalu terkendala," jelasnya.

Jaya mengaku kecewa lantaran program uji tanding guna melihat performa tim kandas akibat tak ada izin dari kepolisian. Batalnya laga kontra Persipur Purwodadi, Minggu kemarin benar-benar membuatnya gundah.

"Secara tim kecewa karena kondisi pemain sudah disiapkan untuk hari ini [kemarin]. Prorgram latihan pun
berantakan, kami sudah capek-capek siapkan tim untuk laga uji coba hari ini, ternyata gagal," ungkap eks pemain timnas era 1980-an itu.

Seusai meliburkan pasukannya sejak Jumat (19/3/2015), sore ini rencananya PSS akan berlatih lagi. Latihan perdana sekaligus menjadi upaya Jaya melihat realisasi bahan yang telah diberikan sebelum Ahmad Sembiring dkk libur.

"PR [pekerjaan rumah] sudah saya berikan harapannya ketika berlatih lagi besok [hari ini] tidak terlalu berat mengangkat kondisi fisik mereka. Kalau pun dinaikkan lagi saya programkan sampai Rabu," tandas Jaya.