VERIFIKASI DIVISI UTAMA : PSIM Masih Adem Ayem

07 Februari 2014 02:22 WIB Sepakbola Share :

Harianjogja, JOGJA—PT Liga Indonesia (LI) sudah memberi dua batas waktu bagi calon peserta Divisi Utama Liga Indonesia 2014 untuk menyerahkan berkas verifikasi. Berkas kelengkapan nominasi stadion harus diserahkan ke PT LI paling lambat Sabtu (8/2).

Adapun berkas laporan keuangan musim lalu dan proyeksi musim berikutnya harus disetor paling telat sepekan berikutnya atau Sabtu (15/2).

CEO PT LI Joko Driyono dalam rilis di situs resmi Liga Indonesia, Selasa (4/2) sudah menegaskan 66 klub calon kontestan Divisi Utama 2014 wajib mengirimkan berkas tersebut. Jika telat, klub terancam gagal ikut kompetisi.

Meski demikian, rencana penyerahan berkas PSIM masih belum jelas. Sekretaris Umum PSIM Jogja Jarot Sri Kastowo menjelaskan seluruh persiapan untuk menyambut verifikasi telah dia laporkan kepada Ketua Umum PSIM Haryadi Suyuti. Pihaknya kini hanya bisa menunggu perintah dari Ketum sebelum merespons permintaan PT LI.

“Semuanya sudah saya serahkan kepada Pak Ketum. Sekarang yang bisa kami lakukan hanya menunggu perintah beliau saja,” kata Jarot, Kamis (6/2).

Terkait dengan ancaman gagal ikut kompetisi karena terlambat menyetor berkas, manajemen PSIM  tidak dapat berbuat banyak. “Kami hanya bisa berharap sebelum batas-batas waktu yang ditentukan itu, Ketum dapat segera bersikap,” katanya.

Sementara, dari segi finansial, PSIM berpotensi mempunyai tunggakan. Penyebabnya tiga bekas pemainnya yang berasal dari Belanda, yakni Kristian Adelmund, Lorenzo Rimkus dan Emile Linkers melapor ke Dispute Resolution Chamber (DRC) FIFA terkait dengan gaji yang belum dibayarkan.

Di sisi lain, aspek keuangan menjadi prioritas verifikasi Divisi Utama 2014 selain aspek infrastruktur.