ISL 2013 : Persela Ngungsi ke Stadion Wilis Madiun

26 Juni 2013 15:15 WIB Redaksi Solopos Sepakbola Share :

http://www.harianjogja.com/?attachment_id=420027" rel="attachment wp-att-420027">http://images.harianjogja.com/2013/06/ISL-logo6.jpg" alt="" width="285" height="415" />
SURABAYA-Kesebelasan Persela Lamongan untuk sementara meminjam Stadion Wilis Kota Madiun, Jawa Timur, saat pertandingan kandang melawan Persiba Balikpapan dan Barito Putera Banjarmasin pada lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL), 3 dan 6 Juli.

Wakil Sekretaris tim Persela Muji Santoso ketika dihubungi Antara di Lamongan, Rabu, mengatakan bahwa surat permohonan yang diajukan timnya terkait dengan pemindahan "home base" sementara ke Stadion Wilis Kota Madiun sudah disetujui oleh PT Liga Indonesia.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pengelola Stadion Wilis untuk peminjamannya. Rencananya tim akan berangkat ke Madiun beberapa hari menjelang pertandingan," katanya.

Selain Stadion Wilis, manajemen Persela sempat mempertimbangkan dua stadion lain sebagai alternatif markas sementara yang lokasinya lebih dekat dengan Lamongan, yakni Stadion Petrokimia Gresik dan Gelora Delta Sidoarjo.

Menurut Muji, kondisi Stadion Wilis yang saat ini digunakan untuk kegiatan Pekan Olahraga Provinsi Jatim IV tahun 2013 sangat bagus dan memenuhi standar PT Liga Indonesia untuk menggelar pertandingan ISL.

Persela Lamongan juga pernah cukup lama bermarkas di Kota Madiun saat awal mengikuti kompetisi ISL beberapa tahun lalu karena Stadion Surajaya Lamongan harus direnovasi.

Perbaikan rumput lapangan Stadion Surajaya yang menghabiskan anggaran sekitar Rp1,2 miliar mulai dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Kabupaten Lamongan pada tanggal 17 Juni dan direncanakan rampung 21 Juli.

Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Lamongan Mochamad Wahyudi mengatakan bahwa perbaikan dilakukan secara menyeluruh dengan membongkar rumput lama, selanjutnya diganti dengan jenis rumput baru.

"Bukan hanya rumput, tetapi juga median tanamnya juga akan diganti dengan bahan yang lebih mudah mengalirkan air dan ditinggikan sekitar 15 centimeter dari drainase utama serta dipasang pipa resapan. Pembibitan rumput baru sudah disiapkan di Malang," katanya.

Setelah pergantian rumput dan perbaikan sistem drainase rampung, Wahyudi memastikan Stadion Surajaya tidak akan tergenang air atau becek seperti tambak saat berlangsung pertandingan pada musim hujan.

Rumput baru yang digunakan untuk Stadion Surajaya adalah rumput impor jenis "stolon shuldin" dengan tipe 419 meter atau biasa disebut rumput Bermuda, yang diklaim memiliki standar untuk cuaca tropis dan tingkat kelembutan tinggi sehingga tidak mudah terkelupas.

"Selama ini, rumput dan median lapangan Surajaya terlalu keras sehingga rawan membuat pemain cedera. Dengan rumput baru yang sangat lembut, akan bisa meminimalkan cedera pemain. Nantinya juga dilengkapi penyiram rumput modern," tambahnya.

Lapangan dengan rumput baru itu sudah bisa digunakan "Laskar Joko Tingkir" saat laga kandang melawan favorit juara musim ini Persipura Jayapura pada tanggal 22 Agustus dan Persiwa Wamena (27/8).