IPL 2013 : Bayar Gaji Pemain, Persema Cari Dana Talangan

23 Juni 2013 15:10 WIB Redaksi Solopos Sepakbola Share :

http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/23/ipl-2013-bayar-gaji-pemain-persema-cari-dana-talangan-418813/persema-2" rel="attachment wp-att-418814">http://images.harianjogja.com/2013/06/Persema.jpg" alt="" width="192" height="262" />
MALANG-Tim Indonesia Premier League Persema Malang sedang mencari dana talangan untuk membayar gaji pemain yang masih tertunggak selama dua bulan pada Mei dan Juni, kata Chief Executive Officer Persema Dito Arief.

"Kami pernah menjanjikan segera membayarkan gaji pemain, bahkan sebelum bertolak ke Palangkaraya untuk menghadapi Persepar, namun ternyata masih belum ada dana. Sekarang kami sedang mengupayakan dana talangan," kata Dito Arief di Malang, Minggu (23/6/2013).

Ia sudah menyampaikan penundaan pembayaran gaji tersebut kepada pemain dan mereka bisa memaklumi, karena kondisi keuangan Persema memang kurang bagus.

Untuk membayar gaji pemain, manajemen Persema membutuhkan dana lebih dari Rp100 juta per bulan sehingga untuk melunasi tunggakan dua bulan gaji pemain, manajemen membutuhkan anggaran sekitar Rp200 juta.

Selain minimnya kucuran anggaran dari konsorsium Mitra Bola Indonesia (MBI) selaku pemegang saham mayoritas Persema, tim berjuluk "Bledek Biru" itu juga tidak mendapatkan sokongan dana dari sponsor.

Beberapa waktu lalu, kata Dito, memang ada sporsor yang sudah mendekati manajemen dan bersedia mendanai Persema, yakni Killerfish (perusahaan minuman energi dari Jerman), namun batal setelah adanya sanksi dari PSSI bahwa Persema harus turun ke kasta divisi 3 pada musim depan.

Oleh karena itu, tegas Dito, seluruh komponen yang ada di Persema, mulai pemain hingga pelatih harus bersabar sampai manajemen mendapatkan dana talangan dari pihak ketiga.

"Kami sudah menyampaikan pada pemain maupun pelatih kalau bulan ini akan kami upayakan untuk pembayaran satu kali gaji dulu, karena kondisi Persema memang sedang tidak bagus secara finansial," ujarnya.

Pada awal mengikuti kompetisi LPI, kondisi finansial Persema cukup bagus, bahkan mampu mengontrak sejumlah pemain terkenal dan berkualitas bagus. Namun, pada musim kedua kondisi finansial Persema mulai goyah, bahkan sejumlah petinggi Persema juga mengundurkan diri.

Sementara kucuran dana dari PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) juga mulai seret, sehingga Persema terseok-seok dalam melakoni kompetisi musim ini, karena harapan utnuk mendulang penonton di Stadion Gajayanan maupun sporsor masih jauh dari harapan.

Saat ini Persema berada di posisi ke-14 dari 16 klub yang menjadi kontestan LPI musim ini.