DIVISI UTAMA LPIS : Persires Tahan Persis Solo 0-0

16 Juni 2013 20:53 WIB Redaksi Solopos Sepakbola Share :

http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/16/divisi-utama-lpis-persires-tahan-persis-solo-0-0-416370/divisi-utama-lpis-4" rel="attachment wp-att-416371">http://images.harianjogja.com/2013/06/Divisi-Utama-LPIS1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" />

BANJARNEGARA-Tim tuan rumah Persires Banjarnegara ditahan imbang Persis Solo 0-0 dalam laga lanjutan Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama LPIS 2013 Grup 2 putaran kedua di Stadion Soemitro Kolopaking, Banjarnegara, Minggu (16/6/2013) petang.

Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 5.000 penonton, kedua tim menampilkan permainan dengan tempo cepat sejak peluit tanda dimulainya babak pertama ditiup oleh wasit Umbul Wandono.

Meskipun selama 20 menit pertama, Persires sempat menguasai jalannya pertandingan, peluang yang dimiliki duet Yoga Pratama dan Suprasetyo mampu dipatahkan oleh anak-anak Persis Solo yang dimotori Haryadi.

Kendati demikian, tim besutan pelatih Joko Haryanto tetap berjuang untuk membongkar pertahanan Persis.

Akan tetapi, gawang Persis yang dijaga kiper I Komang Putra gagal dibobol oleh Endi dan kawan-kawan.

Peluang emas yang dimiliki Persis Solo pada menit 30 pun gagal membobol gawang Persires yang dijaga Endi. Kiper Persires yang juga kapten kesebelasan tim tuan rumah mampu mengantisipasi tendangan Ferianto.

Hingga waktu turun minum, skor tetap bertahan imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, pelatih Persis Solo Widyantoro menarik keluar Ferianto dan digantikan oleh Titon.

Strategi yang diterapkan Widyantoro tampaknya membuahkan hasil karena permainan anak-anak Persis semakin berkembang.

Bahkan, pada menit 65, Tri Handoko mampu membobol gawang Persires dengan memanfaatkan umpan dari Hendri Aprianto.

Akan tetapi, gol tersebut akhirnya dianulir wasit karena hakim garis melihat Tri Handoko dalam posisi "offside".

Kendati kedua tim berusaha menciptakan gol, namun hingga berakhirnya peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, skor tetap bertahan imbang 0-0.

Usai pertandingan, pelatih Persis Solo Widyantoro mengaku kecewa terhadap wasit karena telah menganulir gol yang diciptakan Tri Handoko.

"Pemain kami datang dari belakang, sebelum mencetak gol, jadi wasit tidak punya alasan untuk menganulir gol kami. Bagaimana sepak bola kita mau maju kalau kinerja wasit masih seperti ini, saya berharap ke depan kinerja wasit lebih baik," katanya.

Manajer Persires Borgo Pane mengaku kecewa karena pertandingan di kandang itu berakhir imbang.

Kendati demikian, dia mengaku puas terhadap permainan anak-anak Persires Banjarnegara.

"Permainan anak-anak Persires cukup baik. Ini terlihat dari beberapa peluang yang tercipta," katanya.

Akan tetapi, dia menilai keputusan wasit kurang tegas sehingga sering merugikan kedua tim.