DIVISI UTAMA LPIS : Persibangga Ditahan Persires 1-1

09 Juni 2013 20:43 WIB Redaksi Solopos Sepakbola Share :

http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/09/divisi-utama-lpis-persibangga-ditahan-persires-1-1-414144/lpis-du-7" rel="attachment wp-att-414145">http://images.harianjogja.com/2013/06/lpis-du1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" />

PURBALINGGA-Tuan rumah Persibangga berhasil menahan imbang Persires Banjarnegara 1-1 dalam laga lanjutan Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) 2013 di Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, Minggu (9/6/2013) petang.

Gol tunggal yang dimiliki Persibangga diciptakan oleh Suwarno, menit 54, sedangkan gol Persires diciptakan Vian Pratama, menit 37.

Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 7.000 pasang mata itu, kedua tim tampak berhati-hati dalam melancarkan serangan sejak peluit tanda dimulainya babak pertama ditiup wasit Sutardi.

Bahkan, saat barisan depan Persires yang dimotori Santo Pramudik berusaha mengobrak-abrik pertahanan Persibangga, serangan mereka dapat dimentahkan oleh Gunaryo dan kawan-kawan.

Satu peluang emas yang dimiliki Persibangga pada menit 11 melalui sontekan Gunaryo dari kiri gawang Persires mampu dihalau oleh sang kapten kesebelasan yang juga kiper, Endi.

Demikian pula dengan peluang yang dimiliki Persires pada menit 34 melalui tendangan langsung Frendi Pranata yang memanfaatkan umpan pendek Alnofery dan diarahkan ke kiri gawang Persibangga itu membentur mistar gawang yang dijaga kiper Suhaimin.

Setelah mengalami kebuntuan, anak-anak asuhan Joko Haryanto akhirnya bisa membobol gawang Persibangga. Gol itu melalui tendangan Vian Pratama yang memanfaatkan umpan dari Julius Jay Kwateh. Skor berubah menjadi 0-1 untuk Persires pada menit 37.

Hingga waktu turun minum, skor tetap bertahan 0-1 untuk Persires Banjarnegara.

Memasuki babak kedua, pertarungan kedua kesebelasan semakin memanas karena tim besutan pelatih Ahmad Muhariah berusaha menyamakan kedudukan.

Hingga akhirnya pada menit 54, tendangan bebas yang dieksekusi Suwarno bersarang di gawang Persires sehingga skor pun berubah menjadi 1-1.

Selang beberapa menit kemudian, Farichin yang lepas dari kawalan pemain Persires, melancarkan tendangan kerasnya, namun bola terlalu tinggi sehingga melintas di atas gawang tim tamu sehingga Persibangga gagal menambah gol.

Anak-anak Persires yang mengetahui gawangnya nyaris kebobolan pun berusaha membalas serangan ke pertahanan Persibangga. Akan tetapi, tendangan yang dilakukan Santo Pramudik ke gawang Persibangga mampu ditepis kiper Suchaimin.

Demikian pula dengan tendangan keras yang dilakukan Asep Rudianto pada menit 77 ke gawang Persires juga mampu ditepis kiper Endi sehingga gagal menambah pundi angka untuk Persibangga.

Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, skor tetap bertahan imbang 1-1.

Saat ditemui wartawan usai pertandingan, Manajer Persires Banjarnegara Borgo Pane mengaku kecewa terhadap pertandingan itu.

"Seharusnya tim kami bisa menang pada pertandingan ini. Gol tuan rumah yang tercipta melalui tendangan bebas karena dianggap wasit ada sebuah pelanggaran, itu sebenarnya bukan pelanggaran," katanya.

Kendati demikian, dia mengakui bahwa hal itu merupakan dinamika dalam sepak bola.

Pelatih Persibangga Ahmad Muhariah mengakui bahwa dalam dua laga kandang terakhir, anak-anak asuhannya belum bisa tampil maksimal.

"Faktor psikis yang melanda pemain menjadi faktor yang menjadi masalah saat ini. Meskipun tim pelatih sudah berusaha menyiapkan startegi lain, tetapi permasalahan penggajian pemain ini sedikit banyak sangat memengaruhi semangat bertanding," katanya.

Pada kesempatan terpisah, CEO PT Persibangga Sportama Rohman Supriyadi mengakui bahwa faktor nonteknis berupa gaji pemain yang belum bisa dibayarkan memengaruhi psikis pemain.

Menurut dia, manajemen belum memenuhi kewajiban menggaji pemainnya sejak dua bulan lalu.