IPL 2013 : Andik Belum Tanda Tangani Kontrak Persebaya 1927

HARIAN JOGJA - JUMALI JATUH BANGUN: Kiper Real Mataram FC, Arik Bachtiar (putih) jatuh bangun mengejar bola yang dibawa pemain Persebaya 1927, Andik Firmansyah dan Rendi (12) dalam laga lanjutan Kopetisi Liga Primer Indonesia (LPI) yang digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman kemarin. Real Mataram takluk 2/6, dari Persebaya 1927.
04 Juni 2013 17:50 WIB Redaksi Solopos Sepakbola Share :

 

[caption id="attachment_412836" align="alignleft" width="150"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/04/ipl-2013-andik-belum-tanda-tangani-kontrak-persebaya-1927-412830/real-mataram-keok1" rel="attachment wp-att-412836">http://images.harianjogja.com/2013/06/Real-Mataram-keok1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /> JATUH BANGUN: Kiper Real Mataram FC, Arik Bachtiar (putih) jatuh bangun mengejar bola yang dibawa pemain Persebaya 1927, Andik Vermansyah dalam laga lanjutan kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 20/03/11. Jumali/JIBI/Harian Jogja[/caption]

SURABAYA-Pemain Timnas Andik Vermansyah dan penjaga gawang Endra Prasetya menjadi pemain lokal terakhir yang hingga kini belum menandatangani kontrak dengan tim Indonesia Premier League (IPL), Persebaya 1927.

Manajer Persebaya 1927 Saleh Hanifah mengatakan Andik Vermansyah belum tanda tangan kontrak karena sedang memenuhi panggilan timnas di Jakarta untuk persiapan melawan timnas Belanda.

Lain haknya dengan Endra Prasetya. Ia masih sakit dan belum bisa datang ke mes Persebaya untuk menyelesaikan urusan kontraknya.

"Pada prinsipnya, Andik dan Endra siap membela Persebaya hingga kompetisi IPL musim ini berakhir. Tinggal tanda tangan kontrak saja," katanya, saat dihubungi di Surabaya, Selasa (4/6/2013).

Selain Andik dan Endra, sebenarnya ada satu lagi pemain lokal yang sempat dikabarkan belum menandatangani kontrak, yakni Rendi Irawan.

"Kalau urusan kontrak Rendi sudah selesai setelah pertandingan lawan Persepar Palangkaraya, Minggu (2/6)," ujar Saleh.

Manajemen tim Persebaya 1927 harus menyodorkan kontrak baru kepada pemain, setelah pengunduran diri CEO Persebaya Gede Widiade pada April 2013. Sebelumnya, pemain hanya diikat dengan prakontrak sehingga nasibnya tidak menentu.

Setelah mundurnya Gede Widiade, ada sejumlah pemain Persebaya 1927 yang memilih hengkang ke tim lain setelah tidak mendapat kepastian dari manajemen tim, termasuk keterlambatan pembayaran gaji.

Untuk meredam keresahan pemain, manajemen Persebaya 1927 kemudian menyodorkan kontrak baru yang diawali dari tiga pemain asing, yakni Fernando Soler, Goran Gancev dan Mario Karlovic. Setelah itu dilanjutkan 16 dari 19 pemain lokal.

Secara terpisah, Andik Vermansyah mengaku memang belum membubuhkan tanda tangan kontrak dengan Persebaya 1927, kendati masih bersedia tampil saat pertandingan melawan Persepar Palangkaraya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (2/6).

"Sekarang posisi saya sedang di Jakarta untuk persiapan timnas. Untuk masalah kontrak, tunggu saja setelah pulang dari Jakarta," kata Andik tanpa menyebutkan alasan dengan jelas.

Belum selesainya urusan kontrak Andik Vermansyah dengan Persebaya 1927, sempat memunculkan spekulasi kalau pemain asal Jember, Jawa Timur, itu, berniat hengkang ke tim lain.