Persires Bertekad Raih Poin Penuh di Kandang PSS Sleman

03 Juni 2013 21:15 WIB Redaksi Solopos Sepakbola Share :

 

http://www.harianjogja.com/?attachment_id=412564" rel="attachment wp-att-412564">http://images.harianjogja.com/2013/06/Divisi-Utama-LPIS-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" />
BANJARNEGARA- Tim Persires Banjarnegara bertekad mencuri poin penuh dari PSS Sleman dalam laga lanjutan Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) 2013 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (5/6).

"Kita sudah mengevaluasi hasil beberapa pertandingan. Bahkan, kita sudah mengintip kekuatan PSS Sleman saat mereka tur melawan tiga tim asal Jawa Timur," kata Manajer Persires Banjarnegara, Borgo Pane, di Banjarnegara, Senin (3/6/2013).

Dia mengakui PSS Sleman merupakan tim yang tangguh karena diperkuat pemain berpengalaman dan mereka main di kandang sendiri.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa hal itu bukan menjadi kendala Persires Banjarnegara yang diisi pemain-pemain muda berbakat.

"Pemain-pemain kita masih muda, namun memiliki kemampuan dan mau kerja keras. Apalagi yang akan mereka hadapi merupakan tim kuat," katanya.

Oleh karena itu, dia mengaku optimistis Persires Banjarnegara mampu mencuri tiga poin dari PSS Sleman dengan berbekal semangat juang yang tinggi.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Teknik Persires Banjarnegara Edward Tjong mengatakan bahwa pihaknya telah memberi beberapa masukkan kepada pelatih guna menghadapi PSS Sleman, di antaranya pola permainan tim yang berjuluk Super Elang Jawa itu.

Dia mengharapkan pelatih Persires lebih mudah meramu para pemain sehingga target mencuri poin penuh di kandang lawan dapat terealisasi.

"Apalagi Santo Pramudik sudah selesai menjalani hukuman larangan bermain (karena mendapat kartu merah, red.), sehingga bisa diturunkan saat menghadapi Sleman," kata mantan pelatih Persiba Bantul itu.

Ia mengatakan Santo Pramudik akan berduet dengan Yoga di lini depan sehingga daya dobrak Persires untuk menjebol pertahanan PSS Sleman semakin tinggi.

Selain itu, katanya, anak-anak Persires juga diinstruksikan untuk tampil menyerang sejak menit pertama.