Mafia Skor Tak Hanya Mengancam Wasit, tetapi Juga Keluarganya

Wakil Ketua Satgas Antimafia Mabes Polri Brigjen Pol. Krishna Murti (tengah). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
10 Januari 2019 21:55 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Para pengatur skor di Liga 2 mengintimidasi wasit dan keluarga mereka demi memengaruhi hasil pertandingan dan bsa promosi ke Liga 2.

Wasit yang musim lalu bertugas di kompetisi kasta kedua tersebut, Muhammad Irham, mengaku kerap diintimidasi oleh beberapa klub dan pejabat pengelola Liga 2. Dia akhirnya bisa bekerja dengan baik.

Pengacara Irham, Taufiqurahman, mengatakan intimidasi tidak hanya diterima kliennya, tetapi juga keluarganya.

“Klien kami tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik sebagai wasit selama Liga 2 karena intimidasi. Beberapa klub menginginkan pengaturan skor untuk bisa promosi [ke Liga 1 2019].”

Muhammad Irham menyampaikan identitas klub-klub lancung tersebut kepada polisi. Irham dimintai keterangan di Mapolda DIY, Kamis (10/1).  

“Selaku wasit, saya sudah menyampaikan laporan berkaitan dengan manipulasi pertandingan, baik intimidasi ke wasit maupun perangkat pertandingan. Siapa saja yang terlibat sudah kami sampaikan ke Satgas Antimafia Bola. Kami sampaikan secara gamblang. Hampir semua klub terlibat,” ujar dia.

Direktur Ditreskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo mengatakan Satgas Wilayah Antimafia Bola Polda DIY akan berkoordinasi dengan Satgas Antimafia Bola Polri ihwal keterangan yang diungkapkan Muhammad Irham.

“Kami memeriksa salah satu wasit yang mengaku diintimidasi oleh beberapa pihak. Prinsipnya, Satgas Antimafia Bola di daerah juga melakukan penyelidikan, dan apabila ada dugaan pidana, maka kami akan berkoordinasi dengan pusat [Mabes Polri],” kata Hadi.

Irham diperiksa selama sekitar tiga jam di Mapolda DIY. Pemeriksaan juga dipantai langsung oleh Wakil Ketua Satgas Antimafia Mabes Polri Brigjen Pol. Krishna Murti. Krishna hanya memberikan sedikit keterangan.

“Nanti Satgas Antimafia Bola Wilayah DIY yang memeriksa. Hasilnya tidak bisa dijelaskan,” kata dia.

Sehari sebelumnya, Khrisna mengatakan Satgas Antimafia Bola telah meminta keterangan beberapa wasit. Menurut dia, banyak wasit terlibat dalam pengaturan skor di Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3.

“Ada beberapa waist yang terpaksa, sukarela, dan ada yang takut sehingga ikut terlibat. Ada pula yang tahu tetapi mereka tidak terlibat,” kata Krishna Murti.