Hadapi Laga Pamungkas di Kandang Borneo FC, PS Tira Andalkan Kekuatan Cinta

Pelatih PS Tira Nil Maizar bersama pemain PS Tira Ganjar Mukti saat berbicara dengan awak media di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (29/7/2018). - Harian Jogja/Jumali
06 Desember 2018 13:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SAMARINDA - Dua misi diusung oleh dua tim berbeda di pekan ke-34 Liga 1 2018, saat Borneo FC menjamu PS Tira di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (9/12/2018) sore. Pada laga pamungkas di kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air ini, kedua tim mengincar kemenangan demi tujuan berbeda.

Borneo FC mengincar kemenangan dari PS Tira demi mendongkrak posisi mereka ke posisi ke-4 klasemen akhir. Pesut Etam masih berpeluang untuk mengoleksi 51 poin dan berada di posisi keempat untuk menyalip Bhayangkara FC. Sementara untuk berada di peringkat ketiga bisa dikatakan sulit, karena Persib Bandung punya selisih gol jauh lebih baik dibandingkan Borneo FC.

Sedangkan PS Tira membutuhkan 3 poin untuk tetap bertahan dari kompetisi Liga 1 musim depan. Sebab, sampai saat ini PS Tira masih berada di peringkat ke-17 dengan 39 poin. Raihan kemenangan di kandang Borneo FC akan langsung membuat PS Tira mengumpulkan 41 poin, yang artinya posisinya akan naik ke posisi ke-14 dan menggeser Mitra Kukar. Artinya PS Tira akan aman dari degradasi.

Pelatih PS Tira Nil Maizar mengatakan, tidak banyak pembenahan bisa dilakukan jelang melawan Borneo FC. Hal ini dikarenakan usai menang atas PSMS di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (5/12/2018), pihaknya langsung terbang ke Samarinda untuk menghadapi Borneo FC. "Mudah-mudahan dengan modal cinta kami mampu mengalahkan mereka," kata Nil Maizar, Kamis (6/12/2018).

“Mereka harus berjuang di sana demi cinta, karena rasa cinta itu kekuatannya sangat luar biasa. Kami berikan semua video dari keluarga ke anak-anak sebelum pertandingan. Diharapkan dengan cinta bisa mengatasi kelelahan itu,” lanjut Nil Maizar.

Sementara dari tuan rumah, Asisten Pelatih Borneo FC, Ahmad Amirudin menyatakan kemenangan wajib diraih Pesut Etam agar di akhir kompetisi berada di peringkat keempat. "Kami ada peluang berada di peringkat keempat klasemen akhir nanti. Tapi semua tergantung hasil pertandingan lain. Untuk itu, kami harus menang atas PS Tira," katanya.

Atas tekad ini, Amirudin kembali mengingatkan kepada Matias Conti dan kawan-kawan untuk tidak lengah di laga terakhir ini. Sebab jika hasilnya berakhir imbang, maka Persebaya, Arema FC, Barito Putera, PSIS Semarang, Bali United bahkan Madura United bisa menyalip. Tapi kembali seperti kalimat di atas, semua tergantung hasil pertandingan masing-masing tim.

"Tidak ada kata untuk melemah karena pertandingan terakhir. Sebaliknya kita akan tampil habis-habisan untuk mempertahankan posisi yang ada," tadas Amir.

"Kami wajib waspada, karena lawan punya kekuatan bagus nyaris di semua lini. Kalau mereka sekarang ada di zona degradasi, saya pikir itu hanya nasib mereka kurang bagus musim ini,” ucap Amir.