Ini Alasan Seto Gunakan Jersey Hendika Arga Saat Final Liga 2 2018

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengenakan jersey milik Hendika Arga Permana - Harian Jogja / Jumali
05 Desember 2018 15:20 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BOGOR - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menyatakan dirinya sengaja mengenakan jersey PSS Sleman berwarna bernomor punggung 88 dengan nama A Permana [Hendika Arga Permana] pada saat final Liga 2 2018, saat PSS berhadapan dengan Semen padang di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (4/12/2018).

Tindakan Seto ini bukan tanpa alasan, sebab, Seto merasa bertanggungjawab atas apa yang dialami oleh mantan kapten PSIM Jogja tersebut.

Hendika Arga adalah pemain yang sedianya dipinjam PSS mulai babak 8 besar dari PSIM. Rival seprovinsi PSS.

Tapi pada akhirnya peminjaman Arga Permana kandas di tengah jalan, saat si pemain sudah ikut berlatih selama beberapa hari. Arga Permana memilih pensiun dari sepak bola di usia yang masih muda.

Pilihan pensiun diambil Arga Permana karena ada situasi yang tidak mengenakkan di kalangan suporter. Agar tidak menjadi polemik yang panjang, Arga Permana memutuskan pensiun.

"Ini saya dedikasikan untuk Arga. Ada ikatan emosional antara saya dengan Arga. Karena saya, dia pensiun. Saya merasa bertanggung jawab," kata Seto.

"Saat itu saya juga minta manajemen PSS jangan mencoret namanya dari pendaftaran pemain. Bagaimanapun dia tetap bagian dari PSS," lanjut mantan pelatih PSIM Jogja ini.

"Arga punya cita-cita dan janji kepada almarhum ayahnya kalau ingin membawa tim dari Jogja ke Liga 1. Jadi saya ingin mewujudkan cita-cita dia. Gelar juara dan promosi ke Liga 1 ini untuk Arga, keluarganya, dan almarhum ayahnya," ucap Seto.