UEFA Nations League: Bonucci Dapat Penderitaan Dobel

Leonardo Bonucci - Reuters/Massimo Pinca
19 November 2018 00:25 WIB Ahmad Baihaqi Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MILAN — Leonardo Bonucci tidak bisa menghindari caci maki dari penonton di San Siro ketika membela Italia melawan Portugal pada Grup 3 Liga A Liga Nations, Minggu (18/11/2018) dini hari WIB.

Saat klubnya, Juventus, bertamu ke markas AC Milan di San Siro, 12 November 2018 lalu, Bonucci diparkir di bangku cadangan selama 90 menit penuh. Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengambil keputusan itu agar Bonucci tidak menjadi sasaran makian dari pendukung Milan. 

Bonucci menjadi salah satu pemain “yang dibenci” publik San Siro setelah dia hanya bermain semusim berkostum Milan untuk balik kucing ke Juventus pada bursa transfer musim panas lalu. Loyalitasnya bersama Milan sontak dipertanyakan.

Namun, Pelatih Italia, Roberto Mancini, tentu tak ingin Bonucci hanya sebagai cameo pada duel krusial melawan Portugal yang digelar di kandang Milan tersebut. Mancini menurunkan Bonucci selama 90 menit penuh meski dengan risiko sang pemain jadi sasaran boo penonton di San Siro. Bek berusia 31 tahun itu disoraki sebagian penonton San Siro setiap kali menyentuh bola. Lantas, bagaimana reaksi Bonucci?

“Selalu ada ketololan di luar sana. Namun saya mendapat kepercayaan diri dari rekan-rekan setim dan pelatih,” ujar Bonucci membalas hatters, seperti dilansir Sportstarlive.com.

Berbeda dengan Bonucci, partnernya di jantung pertahanan Azzurri, Giorgio Chiellini, mengukir momen yang mengesankan di San Siro. Chiellini mengemas cap ke-100 bersama Azzurri dalam pertandingan kontra Portugal. Bek berusia 34 tahun itu mengikuti jejak pemain-pemain legendaris Italia yang menembus 100 laga, seperti Andrea Pirlo, Gianluigi Buffon, Paolo Maldini, Dino Zoff, Daniele De Rossi, hingga Fabio Cannavaro. 

Sayangnya, laga spesial Chiellini itu harus ternoda karena Italia gagal lolos ke semifinal setelah hanya bermain imbang tanpa gol kontra Selecao das Quinas, julukan Portugal. “Kurang bisa mencetak gol bukan masalah, yang penting kami sudah membangun pondasi tim, kami mengalami peningkatan, sekarang target kami lolos ke Euro 2020,” jelas Chiellini, seperti dilansir calciomercato.com. 

Sumber : JIBI/Solopos