PIALA INDONESIA 2018 : PS Tira Belum Pikirkan Soal Laga Menjamu PSIM Jogja

Pertandingan antara PS Tira melawan Sriwijaya FC di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (17/11/2018) sore - Harian Jogja/Jumali
18 November 2018 13:16 WIB Jumali Sepakbola Share :


Harianjogja.com, BANTUL - Jelang menghadapi PSIM Jogja di babak 64 besar Piala Indonesia, di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (28/11/2018) mendatang, tidak banyak hal dilakukan oleh PS Tira. Hal ini dikarenakan, sampai saat ini The Young Warriors masih berjuang untuk lepas dari zona merah pada kompetisi Liga 1 2018 mendatang.

"Kami fokus pada kompetisi terlebih dahulu. Soal lawan PSIM nanti kami pikirkan. Kami beum bisa putuskan apa yang akan kami lakukan. Sebab, jarak antarlaga sangat dekat," kata pelatih PS Tira Nil Maizar, Minggu (18/11/2018).

Apa yang diungkapkan oleh Nil Maizar ini bukan tanpa alasan. Sebab, dari laga terakhir melawan Sriwijaya FC dengan pertandingan melawan PSIM Jogja masih ada 10 hari. Sementara, hingga pekan ke-31, PS Tira masih berada di peringkat ke-16 klasemen dengan 36 poin dari 30 kali bertanding. Usai menjamu Sriwijaya FC, Mitra Kukar telah menanti kedatangan PS Tira di kandang mereka, Jumat (23/11/2018) mendatang. Selain itu, usai menjalani laga melawan PSIM Jogja, PS Tira masih memiliki satu pertandingan kandang melawan Arema FC, 2 Desember, dijamu PSMS Medan (5/11/208) dan melawan tuan rumah Barito Putera.

"Artinya kami masih punya 20 hari untuk bertahan di Liga 1 musim depan," sambung mantan pelatih Semen Padang ini.

Oleh karena itu, pelatih asal Padang ini menilai perlu adanya pembenahan skuat jelang menghadapi Mitra Kukar. Ia berharap dengan hasil positif yakni menang atas Sriwijaya FC 3-0, maka mentalitas dan konsistensi permainan dari Radanfah Abu Bakr dan kawan-kawan tetap terjaga.

"Semoga konsistensi ini bisa kita pertahankan di empat sisa pertandingan. Seberapa besar peluang bertahan, yang terpenting anak-anak fokus menghadapi pertandingan," ucapnya.