Liga Champions Grup F: City Menang Besar, Sterling Minta Maaf karena Dapat Penalti yang Tidak Perlu

Raheem Sterling - Reuters/Lee Smith
08 November 2018 21:40 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gabriel Jesus tampil cemerlang saat Manchester City menggunduli Shakhtar Donetsk dalam laga keempat Grup F Liga Champions 2018/2019 di Stadion Etihad, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB. Namun, penampilan apik itu ternoda.

Jesus yang musim ini jarang menjadi pilihan utama Pep Guardiola mengemas hattrick, yakni lewat titik penalti di menit ke-24 dan 72 serta tendangan lob di pengujung laga setelah memanfaatkan umpan Riyad Mahrez. Tiga gol lain Citizens diciptakan David Silva (13’), Raheem Sterling (49’), dan Riyad Mahrez (84’).

Sayangnya, gol pertama Jesus diawali dengan cara yang buruk. Saat mencoba menyepak bola di dalam kotak penalti, Sterling ditempel bek Mykola Matvyenko. Kakinya luput menendang bola, tetapi melah menyepak rumput. Sterling terjatuh.

Wasit Viktor Kassai menunjuk titik putih karena yakin Sterling dijatuhkan Matvyenko. Tidak seperti FIFA dan sejumlah asosiasi sepak bola domestik, UEFA cenderung kuno. UEFA tidak memakai teknologi garis gawang, apalagi VAR.

UEFA lebih mengandalkan hakim garis ketiga dan keempat dan baru memakai VAR tahun depan. Jadi, Kassai tak punya kesempatan untuk mengevaluasi keputusannya ketika menunjuk titip putih.

Sterling menyadari dia keliru. “Saya ingin mencungkil bola dan tidak tahu apa yang selanjutnya terjadi,” kata Sterling kepada BT Sport.

“Saya tiba-tiba terjatuh. Saya tidak merasa disenggol tetapi terjatuh. Jadi, saya minta maaf kepada wasit dan juga Shakhtar.”

Guardiola juga menyadari timnya seharusnya tak diberi hadiah penalti.

“Kami yakin itu bukan penalti,” ujar Pep.

Pep mengatakan VAR memang dibutuhkan karena permainan saat ini semakin cepat. “Wasit sudah sejak lama butuh bantuan agar bisa membuat keputusan tepat dan tidak keliru. Saat ini, pemain bergerak lebih cepat, dengan skill yang lebih komplet.”

Kemenangan besar ini membawa City mengumpulkan sembilan angka dan berada di puncak klasemen. Sementara, Lyon berada di urutan kedua dengan enam angka.

Lyon ditahan imbang tamunya Hoffenheim dengan skor 2-2 di Stadion Groupama, Lyon. Sahibulbair unggul dua gol terlebih dahulu lewat Nabil Fekir (19') dan Tanguy Ndombele Alvaro (28'). Hoffenheim yang bermain dengan sepuluh pemain setelah Kasim Nuhu dikartu mereah pada menit ke-51 bisa membalas lewat Andrej Kramaric di menit ke-65 dan Pavel Kaderabek di pengujung laga.

Hoffenheim kini mengoleksi tiga angka. Di dua laga terakhir, City akan melawat ke markas Lyon pada 28 November dan menjamu Hoffenheim pada 13 Desember.