PR Besar PSS Sleman di Lini Tengah Belum Teratasi

Pesepak bola PSS Sleman Ichsan Pratama saat berlatih bersama dengan tim di Stadion UNY, Senin (29/10/2018) sore - Harian Jogja/Jumali
07 November 2018 08:55 WIB Jumali Sepakbola Share :


Harianjogja.com, SLEMAN - Persoalan di lini tengah masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diperbaiki oleh PSS Sleman di babak 8 besar Liga 2 2018.

Sebab, hingga tiga laga pertama di Grup B, persoalan lemahnya lini tengah masih saja terlihat dan belum bisa teratasi. Padahal PSS masih menyisakan tiga pertandingan yakni satu laga away dan dua laga kandang.

Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro mengakui jika persoalan filter di lini tengah masih mengalami masalah. Padahal, sejumlah upaya telah dilakukan oleh pelatih asal Kalasan ini untuk menempatkan pemain guna mengatasi persoalan tersebut.

Pada laga melawan Persiraja Banda Aceh, Seto memasang Busari berduet dengan Amarzukih. Sedangkan di laga melawan Madura FC, Amarzukih diduetkan dengan Dave Mustaine. Namun perubahan ini, ternyata tidak banyak membawa perubahan di lini tengah.

Alhasil, beberapa kali duet keduanya selalu gagal mengatasi serangan dari pemain Madura FC. Padahal, keduanya diharapkan mampu menjadi filter untuk mengatasi serangan dari Madura FC.

"Ada sesuatu di filter yang kami bangun di lini tengah. Beberapa trupas gagal, padahal seharusnya lini tengah mampu menjadi filter mengatasi ini. Untuk itu, kami akan benahi lini tengahnya baru lini belakang. Kedua lini ini harus segera kami benahi," ucap Seto.

Selain persoalan komposisi di lini tengah, pelatih asal Kalasan ini juga menyoroti mengenai emosional anak asuhnya dan penyelesaian akhir. Sebab, pada laga melawan Madura FC, banyak peluang tercipta, namun belum mampu dikonversikan menjadi gol.

"Banyak peluang yang miss di sana. Ini perlu diperbaiki," sambung Seto.

PSS Sendiri dijadwalkan bakal menjalani laga lanjutan di Grup B babak 8 besar Liga 2 2018 melawan Madura FC di Stadion A Yani, Sumenep, Senin (12/11/2018) mendatang.