Sudah Pasti Lolos 8 Besar, Ini Rencana PSS Sleman Saat Dijamu Mojokerto Putra

Pesepak bola PSS Ari Sandy melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persegres Gresik United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (4/9/2018) sore. - Harian Jogja/Jumali
12 Oktober 2018 16:55 WIB Jumali Sepakbola Share :


Harianjogja.com, SLEMAN - Manajemen PSS Sleman mengisyaratkan tidak akan memberikan target tinggi saat tim Super Elang Jawa menjalani laga terakhir di babak reguler wilayah timur melawan tuan rumah Mojokerto Putra, di Stadion Gajah Mada, Mojosari, Senin (15/10/2018) mendatang. Hal ini dilakukan karena, PSS sudah memastikan diri meraih satu tiket ke babak 8 besar.

"Lawan Mojokerto jelas kami ingin amankan pemain kami. Main akan seperti biasa, namun saya tidak ingin ambil risiko, dan minta pemain untuk babak 8 besar untuk diamankan," kata Manajer PSS Sleman Sismantoro kepada Harianjogja.com, Jumat (12/10/2018).

Menurut Sismantoro, langkah menyimpan pemain utama dan memberikan kesempatan untuk pemain cadangan adalah strategi yang pas jelang babak 8 besar. Sebab, selain dihadapkan dengan keterbatasan pemain, manajemen PSS juga tidak ingin mengambil risiko dengan bertambahnya pemain yang mengalami cedera.

Tercatat, hingga pertandingan terakhir yakni melawan PSIM Jogja, ada beberapa pemain pilar PSS yang terpaksa harus diturunkan dari bangku cadangan, di antaranya Jodi Kustiawan, ada Dave Mustaine. Sedangkan satu pemain lainnya yakni Adi Nugroho terpaksa harus absen hingga akhir kompetisi karena usai menjalani operasi sehingga membutuhkan proses penyembuhan.

"Untuk itu saya minta pelatih untuk benar-benar selektif dalam menurunkan pemain di pertandingan melawan Mojokerto nantinya," sambung Sismantoro.

Sementara disinggung mengenai babak 8 besar, Kepala Desa Candibinangun, Pakem ini mengungkapkan, pihaknya siap untuk menghadapinya. Sejauh ini, kata Sismantoro pihaknya tidak akan pilih-pilih dalam menghadapi lawan.

Jika mengacu pada skema, PSS Sleman yang kini menempati posisi pemuncak klasemen wilayah timur akan berada satu grup dengan Persis Solo, peringkat ke-3 wilayah timur (antara Kalteng Putra dan Madura FC) dan peringkat keempat grup barat (antara Persiraja dan Aceh United).

Sedangkan pertandingan di babak delapan besar sendiri direncanakan digelar dengan sistem home away dan kick off pertandingan digelar sepekan usai pertandingan di babak reguler selesai digelar.

"Namun, itu baru rencana. Karena sampai saat ini belum ada kejelasan dari regulator kompetisi. Prinsip kami jelas, mau main dan ketemu siapa pun kami siap. Kami sendiri tidak akan menganggap remeh lawan kami di babak 8 besar, untuk itu kami harus tampil optimal," ucap Sismantoro.