PSMS Medan vs PS Tira Batal : PS Tira Berpeluang Menang WO

Pesepak bola PS Tira Aleksandar Rakic berebut bola dengan pesepak bola Bhayangkara FC Jajang Mulyana dalam lanjutan Liga 1 2018, di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (6/10/2018) - Harian Jogja/Jumali
11 Oktober 2018 19:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MEDAN - PS Tira berpeluang mendapatkan tiga poin cuma-cuma di pekan ke-25 Liga 1 2018, atas tuan rumah PSMS Medan, Jumat (12/10/2018). Hal ini menyusul keputusan pembatalan laga antara kedua kesebelasan karena tidak adanya izin dari kepolisian setempat.

Sebab, di hari pelaksanaan pertandingan, kepolisan setempat tengah berkonsentrasi untuk pelaksanaan penutupan MTQ Nasional.

Sekretaris PS Tira Yandri mengatakan, sejatinya pihak PSMS Medan berkehendak agar laga digelar Sabtu (13/10/2018), dan permintaan perubahan jadwal ini sudah diajukan ke PT LIB. Namun, dari PT LIB telah memberikan jawaban jika persoalan ini dikembalikan ke kedua kesebelasan.

"Dan kami tetap meminta agar laga sesuai dengan jadwal yang ada, yakni Jumat (12/10/2018). Untuk saat ini kami serahkan masalah ini kepada PT LIB, jika mengacu kepada regulasi jelas kami menang Walk Out (WO)," kata Yandri kepada Harianjogja.com, Kamis (11/10/2018) malam.

Yandri berharap agar PT LIB konsisten menegakkan regulasi yang ada. Artinya, jika nantinya laga kedua kesebelasan dijadwal ulang, maka kerugian ganda bakal diterima oleh PS Tira. Sebab, PS Tira sudah banyak mengeluarkan anggaran untuk datang ke Medan dan mempersiapkan tim menghadapi PSMS Medan. Jika nantinya ada penjadwalan ulang, mau tidak mau, PS Tira juga harus menanggung kerugian karena membengkaknya biaya ke Medan.

"Kami segera kirimkan surat ke PT LIB. Kami harapkan LIB bisa menegakkan regulasi. Jika di regulasi menyatakan kami menang WO karena tuan rumah gagal menggelar pertandingan, ya kami minta PT LIB untuk memutuskan seperti itu," tandas Yandri.

Sementara Sekretaris PSMS Medan Julius Raja mengakui jika pihaknya telah mengirimkan surat ke PT LIB agar laga bisa ditunda, dari Jumat (12/10/2018) ke Sabtu (13/10/2018). Dan permintaan tersebut telah mendapatkan jawaban dari PT LIB jika persoalan ini dikembalikan ke kedua kesebelasan. Ada opsi yang diajukan oleh PSMS agar pertandingan dijadwal ulang.

"PS Tira tidak mau mereka main Hari Sabtu, pilihannya laga tidak jadi digelar. PT LIB akan mengatur ulang jadwalnya. Jadi PS Tira akan pulang kembali ke kotanya," ungkapnya.

"Kami dari PSMS sejatinya sudah siap. Semua pemain juga sudah siap untuk main, tapi mau bagaimana lagi," ucapnya.