PSS Sleman vs Persiba Balikpapan : Duel Dua Tim yang Sama-Sama Pincang

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro dan pelatih Persiba Balikpapan Hariyadi berfoto bersama saat sesi press conference di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (19/9/2018) siang - Harian Jogja/Jumali
19 September 2018 15:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Tekad menang diusung oleh PSS Sleman pada lanjutan Liga 2 2018 saat menjamu Persiba Balikpapan pada lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (20/9/2018) sore.

Sebab, raihan tiga poin dari Persiba akan sangat berarti bagi PSS Sleman untuk mengamankan mereka di posisi pemuncak klasemen. Sebab, sampai pekan ke-17, skuat Super Elang Jawa masih bertengger di peringkat ke-2 dengan 31 poin. Poin yang sama dari pemuncak klasemen di grup timur, yakni Madura United. Sedangkan Persiba Balikpapan sampai saat ini masih berada di posisi ke-9 klasemen dengan 17 poin.

Di sisi lain, tiga poin atas Persiba akan memantapkan head to head dari PSS Sleman. Di mana, pada putaran pertama lalu, PSS sukses meraih 3 poin di kandang Persiba di Stadion Batakan, Balikpapan usai menang 4-1, 5 Juli 2018.

Meski demikian, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro enggan memikirkan hasil di putaran pertama saat timnya mengalahkan Persiba di Balikpapan. Sebab, kekuatan berbeda telah diusung oleh Persiba pada putaran kedua Liga 2 2018. Masuknya sejumlah pemain berpengalaman ke tubuh tim besutan Haryadi ini dipastikan berdampak pada perubahan permainan dan kekuatan dari tim Beruang Madu.

"Artinya pertandingan besok akan berat bagi kami. Banyaknya perubahan pemain dari Balikpapan dan juga hasil pertandingan terakhir, di mana mereka dikalahkan oleh PSIM di kandang akan membuat mereka memiliki semangat lebih pada pertandingan kali ini. Ini yang perlu kami waspadai," kata Seto di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (19/9/2018) siang.

Menurut Seto, selain perubahan kekuatan, pola permainan dari Persiba pada putaran kedua cukup banyak berubah. Salah satunya adalah akurasi dari tendangan bola service dan tendangan sudut. Karena sejauh ini, Heri Susilo dan kawan-kawan cukup mampu merepotkan lawan melalui dua skema bola mati tersebut.

"Untuk itu kami minta pemain kurangi pelanggaran yang akan berbuah kepada tendangan mati mereka," terangnya.

Sementara dari segi kekuatan, Seto menguraikan pada pertandingan melawan Persiba, PSS dipastikan pincang. Hal ini menyusul absennya lima pemain pilar PSS karena cedera dan akumulasi kartu. Adapun kelima pemain absen tersebut di antaranya Dave Mustaine, Slamet Budiono, Adi Nugroho, Jodi Kustiawan dan Taufiq Febrianto.

"Alhasil kami hanya punya 17 pemain ditambah tiga kiper. Jadi tidak ada pilihan lain. Kami maksimalkan yang ada untuk menghadapi Persiba nantinya," terang Seto.

Agar target mengamankan poin penuh mampu direalisasikan, pelatih asal Kalasan, Sleman ini menyatakan, para pemain harus tampil lepas dan tidak terbebani karena bermain di kandang.

"Selain itu, kami harus bermain simpel dan lebih efektif," papar Seto.

Sementara dari kubu tamu, Persiba Balikpapan juga mengalami krisis pemain. Sebab, ada lima pemain Persiba absen karena akumulasi kartu dan cedera. Alhasil, pelatih Persiba Haryadi hanya membawa 15 pemain ke Sleman untuk menghadapi PSS Sleman.

"Kami sudah persiapkan semua, baik taktik maupun siapa yang akan menggantikan kelima pemain tersebut. Pemain harus kerja keras dan berusaha mencuri poin di sini," tandas Haryadi.