Dijamu Martapura FC, PSIM Jogja Tanpa M Arifin dan Ismail Haris

Penyerang PSIM Jogja Ismail Haris saat membela PSIM Jogja melawan Mojokerto Putra di Stadion Sultan Agung Bantul, Selasa (1/5/2018) sore. - Harian Jogja/Jumali
16 September 2018 14:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MARTAPURA - PSIM Jogja tidak punya banyak waktu untuk menikmati euforia kemenangan 1-2 dari tuan rumah Persiba Balikpapan, Sabtu (15/9/2018) lalu.

Sebab, tim berjuluk Laskar Mataram ini harus fokus menghadapi laga berat melawan Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Martapura, Rabu (19/9/2018) mendatang.

"Kami lupakan hasil kemarin. Kami langsung fokus menghadapi martapura FC. Hari ini kami bertolak dari Balikpapan menuju Martapura," kata pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak, kepada Harianjogja.com, Minggu (16/9/2018).

Menurut Bona, kemenangan atas tuan rumah Persiba Balikpapan harus menjadi pelecut semangat bagi Hendika Arga dan kawan-kawan saat berhadapan dengan Laskar Sultan Adam. Meski sedang dalam tren positif, Bona meminta kepada anak asuhnya untuk terus mewaspadai kekuatan dari Martapura FC. Apalagi kali ini mereka akan bermain di kandang Martapura FC.

"Kami sudah tekankan kepada pemain, agar menghindari pelanggaran yang tidak perlu nantinya. Selain itu penguasaan bola harus mampu ditingkatkan, meskipun kita tahu tim Martapura adalah tim yang baik dan diisi oleh sejumlah pemain berkualitas," terang Bona.

Di sisi lain, Bona mengakui jika saat ini timnya sedang dihadapkan pada persoalan krisis pemain. Sebab, dua pemain utama PSIM Jogja dipastikan absen pada laga melawan Martapura FC. Pada posisi pemain belakang, M Arifin dipastikan absen menyusul kartu merah yang didapatkan usai menjegal Rosi Noprihanis saat PSIM Jogja melawan Persiba Balikpapan, Sabtu (15/9/2018) sore.

Sementara di lini depan, PSIM Jogja kehilangan striker utamanya, Ismail Haris yang terkena akumulasi kartu, usai diganjar satu kartu kuning saat melawan Persiba Balikpapan.

Alhasil, Bona harus memutar otak untuk menyusun strating eleven saat melawan Martapura FC. Untuk posisi Ismail Haris, Bona tidak akan terlalu pusing, karena masih ada Setiawan (Wawan Samma) yang bisa diposisikan sebagai penyerang. Namun, untuk posisi bek tengah, absennya M Arifin membuat Bona harus memangggil Edo Pratama yang saat ini masih di Jogja untuk datang ke Martapura.

"Kami kemungkinan akan panggil Edo ke sini. Meskipun saat ini memang ada Nanda Bagus. Sedangkan untuk posisi penyerang, bisa saja kami tidak pakai penyerang murni, dan lebih mengandalkan para geladang kami. Kami lihat nanti situasi terakhir," ucap Bona.

Bona menambahkan, menjelang laga melawan Martapura FC, pihaknya juga akan terus melakukan perbaikan tim, utamanya dalam mengatasi bola silang, dan bola mati. Hal ini mengingat satu gol yang bersarang ke gawang PSIM saat menghadapi Persiba tidak lepas dari kegagalan antisipasi skema bola silang.

"Kami tata lagi. Selain itu keberanian anak-anak dalam melakukan rotasi posisi dan improvisasi masih perlu dibenahi," tandas Bona.