Asian Games 2018: Meski Kalah dari Palestina, Peluang Indonesia Tetap Terbuka

Dua andalan Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly (depan) dan Muhammad Hargianto. - PSSI.org
15 Agustus 2018 21:40 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Indonesia menyerah dengan skor tipis 1 – 2 dari Palestina dalam pertandingan Grup A cabang sepak bola putra Asian Games 2018 yang berlangsung pada Rabu (15/8/2018) malam di Stadion Patriot Chandrabaga di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Sebagaimana disiarkan secara langsung oleh SCTV, Indonesia lebih dulu tertinggal dari tim tamu. Palestina memetik gol pada menit ke-16.

Mendapat hadiah penalti, tembakan eksekutor Palestina Mohamed Darwish masih bisa ditepis kiper Andritany Ardhiyasa, membentur tiang, dan bola rebound disambar Oday Dabbagh untuk menjebol gawang Indonesia, skor 0 – 1 untuk Palestina.

Wasit Nivon Robesh Gamini dari Sri Lanka menetapkan penalti setelah gelandang Indonesia Zulfiandi handsball ketika mengantisipasi laju bola yang dilepas Mahmoud Yousef.

Skuat Merah Putih berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-22 melalui Irfan Jaya dengan tendangan keras dari dalam kotak penalti setelah lolos dari jebakan offside.

Ada dua pemain Indonesia selain Irfan berdiri terdekat dengan kiper Palestina Rami Hamadi, tapi mereka tak bereaksi ketika bola diumpan. Irfan yang bergerak dari belakang segera menyambut umpan untuk melepas tendangan keras mendatar untuk membobol gawang Palestina dan mengubah skor menjadi 1 – 1.

Hanya dua menit berselang, Indonesia hampir menambah gol. Umpan Irfan Jaya disambar keras Stefano Lilipaly, tapi dia terjebak offside meski bidikannya menghantam tiang kiri gawang lawan.

Selepas itu, giliran Palestina nyaris mencetak gol kedua, beruntung tendangan Mahmoud Yousef masih dapat ditepis kiper Andritany yang sudah berhadapan satu lawan satu.

Memasuki babak kedua, di tengah upaya skuat asuhan Luis Milla mencari gol, justru Palestina yang mencuri gol pada menit ke-51. Mohamed Darwish berhasil memanfaatkan satu umpan terobosan yang mengakhirinya dengan tendangan keras yang memang terlalu sulit ditepis kiper Anditany, skor 1 – 2.

Indonesia sempat mempunyai satu peluang emas ketika umpan lambung Saddil Ramdani langsung membuat Stefano Lilipaly berhadapan dengan kiper Palestina, tapi Lilipaly gagal menyentuh bola sehingga hanya menjadi tendangan gawang.

Sebaliknya Indonesia hampir kebobolan ketika Sameh Maraaba menyambut umpan tendangan bebas, beruntung sundulannya dari jarak sangat dekat masih bisa ditangkap dengan sempurna oleh Andritany. Skor akhir 1 – 2 untuk Palestina.

Dengan hasil ini, Palestina memimpin klasemen Grup A dengan nilai 7, diikuti Hong Kong di tempat kedua dengan nilai 6 setelah pada Rabu sore menghantam China taipei 4 – 0, Indonesia di posisi ketiga dengan nilai tiga, diikuti Taiwan satu, dan Laos 0.

Indonesia akan bermain lagi bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus lusa melawan Laos. Pertandingan digelar mulai pk. 19.00 WIB, sedangkan pada sore harinya Hong Kong berhadapan dengan Palestina.

Sebanyak 25 tim ikut serta yang dibagi menjadi enam grup. Grup A terdiri atas lima tim, sedangkan Grup B, C, D, E, dan F masing-masing dihuni empat tim.

Dua tim teratas di klasemen akhir fase grup ditambah empat peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak 16 besar atau fase gugur. Dengan demikian, meski kalah, Indonesia tetap berpeluang lolos ke 16 besar.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia