Prediksi Huddersfield Vs Chelsea: Sarri Masih Butuh Adaptasi

Para pemain Chelsea merayakan gol. - Reuters/Ian Walton
11 Agustus 2018 09:25 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Legenda Italia, Paolo Maldini, menilai pelatih baru Chelsea, Maurizio Sarri, membutuhkan waktu adaptasi di Liga Premier Inggris. Maldini mungkin ada benarnya.

Jika melihat permainan Chelsea ketika takluk 0-2 dari Manchester City di Community Shield, Sarri belum benar-benar bisa membuat timnya tampil sesuai filosofinya. The Blues, julukan Chelsea, kalah tajam dibandingkan City polesan Josep “Pep” Guardiola.

“Ini liga paling sulit dijalani, khususnya jika Anda seorang manajer. Ini seperti dunia yang berbeda [antara Seri-A dan Liga Inggris]. Sarri memiliki strategi yang bagus, dengan sepak bola yang selalu ingin Anda tonton, namun juga memiliki kedisiplinan kuat, jadi saya sangat, sangat senang, melihatnya untuk bisa memberi perbedaan besar di Liga Inggris,” ujar pria yang kini menduduki kursi Direktur Strategi Olahraga dan Perkembangan AC Milan tersebut, seperti dilansir Standard.co.uk, Jumat (10/8/2018).

Meski demikian, bukan mustahil Sarri langsung menyuguhkan poin bagi Chelsea ketika dia melakoni debut sebagai pelatih Liga Premier Inggris di markas Huddersfield Town, di The John Smith's Stadium, Huddersfield, Sabtu (11/8/2018) pukul 21.00 WIB. Beberapa pemain Chelsea yang absen di Community Shield sudah kembali dari libur pasca-Piala Dunia 2018.

Tapi, Chelsea kehilangan kiper utama mereka, Thibaut Courtois, yang hijrah ke Real Madrid dengan banderol 35 juta poundsterling (Rp647,8 miliar). Tim milik Roman Abramovich tersebut bisa saja mengalami kerugian besar seperti ketika melepas bomber Diego Costa ke Atletico Madrid tahun lalu. Tanpa Costa, Chelsea kurang garang dan terlempar dari zona empat besar musim 2017/2018.

Sebagai gantinya, Chelsea mendatangkan Kepa Arrizabalaga dari Athletic Bilbao. Tim London Barat ini menebus klausul pelepasan kontrak Kepa senilai 71,6 juta poundsterling (Rp1,3 triliun) yang menjadikannya sebagai penjaga gawang termahal dunia.

“Ini langkah yang sangat berani dari Chelsea mendatangkanku. Dengan harga tersebut, saya menjadi kiper termahal di dunia, itu sesuatu yang tak pernah saya bayangkan. Tapi saya ingin menjadi diri sendiri dan saya akan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi klub,” ujar Kepa, dikutip Dailymail.co.uk.

Kedatangan Sarri membuat skema Chelsea berubah, dari 3-4-3 saat dibesut Antonio Conte, menjadi 4-3-3. Kini, jantung pertahanan The Blues dipercayakan kepada David Luiz dan Antonio Rudiger. Sementara di lini tengah, Sarri bertumpu pada mantan anak buahnya di Napoli, Jorginho. Gelandang berdarah Brasil ini kemungkinan dipasang dengan Kante dan Cesc Fabregas atau pemain pinjaman dari Madrid, Mateo Kovacic. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia