Jelang PSIM Jogja vs Blitar United : Main di Cilacap, Kapten PSIM Jogja Harap Suporter Tetap Hadir

Kapten PSIM Jogja Hendika Arga menabuh genderang Viking Clap di Stadion Sultan Agung Bantul beberapa waktu lalu. - IG : Brajamusti _yk
03 Agustus 2018 16:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - PSIM Jogja harus melakoni laga kandang di Stadion Wijaya Kusuma, Cilacap, Jawa Tengah saat menjamu Blitar United, Senin (6/8/2018) sore. Sebab, homebase Laskar Mataram yakni Stadion Sultan Agung Bantul, tidak bisa digunakan untuk menggelar pertandingan, menyusul ditolaknya pengajuan izin dari panpel PSIM Jogja untuk penggunaan stadion tersebut.

Kapten PSIM Jogja Hendika Arga Permana berharap, meski harus bermain di kandang PSCS Cilacap dengan status home, pihaknya berharap agar suporter PSIM Jogja, baik The Maident maupun Brajamusti tetap datang dan mendukung timnya berlaga. Sebab, dukungan suporter sangat dibutuhkan oleh para pemain PSIM Jogja.

"Kami berharap suporter datang menemani kami di Cilacap. Ini pertandingan home, dan kami harapkan kedatangan mereka, akan mendongkrak motivasi dan semangat kami sehingga mampu optimal dan mempersembahkan kemenagan," kata Hendika Arga kepada Harianjogja.com, Jumat (3/8/2018) siang.

Di sisi lain, Hendika berharap agar rekan setimnya fokus dan bermain maksimal saat menjamu Blitar United. Sebab, pada laga kali ini, pihaknya berkeinginan mengamankan poin penuh di kandang.

"Main di Cilacap memang butuh adaptasi lagi. Namun, kami bersepakat jika semua pertandingan adalah final. Main di manapun kami wajib berusaha meraih kemenangan," ungkapnya.

Terpisah, Wakil Presiden Brajamusti, Saga Susanto mengatakan, meski secara resmi Brajamusti tidak memberangkatkan anggotanya ke Stadion Wijaya Kusuma, Cilacap, namun DPP Brajamusti tetap dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada Hendika Arga dan kawan-kawan.

DPP, kata dia akan datang dan mendukung PSIM Jogja secara langsung, masih kata Saga, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan semua pihak, baik panpel PSIM Jogja maupun suporter PSCS-Laskar Nusakambangan terkait dengan laga kandang kali ini.

"Panpel mencetak sebanyak 11.000 lembar tiket. Dan kami mendapatkan kepercayaan untuk mendistribusikan tiket untuk suporter. Untuk itu kami memilih membuka tiket on the spot, di stadion sesuai kesepakatan rapat bersama pengurus dan manajemen," katanya.