Ini Alasan Eks Arema FC Gabung Bali United

Syaiful Indra Cahya - BaliUtd
20 Juli 2018 12:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, GIANYAR - Syaiful Indra Cahya, rekrutan teranyar Bali United yang didatangkan dari Arema FC tiba di Bali, Kamis (19/7/2018) malam. Ia pun telah bersiap menjalani sesi latihan perdana besok pagi di Lapangan Tri Sakti, Legian. Sebelum beristirahat, ia pun sedikit berbagi cerita tentang perasaannya setelah resmi bergabung dengan Bali United.

"Sangat senang pastinya akhirnya bisa bergabung dengan Bali United. Semoga bersama Bali United saya bisa cepat beradaptasi dan bisa memberikan permainan terbaik untuk tim ini," ujar Syaiful Indra dikutip dari laman resmi klub, Jumat (20/7/2018).

Syaiful pun mengaku sangat gembira karena bisa kembali bereuni dengan beberapa pemain yang sebelumnya sudah ia kenal, terlebih ia akan satu kamar dengan mantan rekan satu timnya di Arema, I Made Wardana.

"Hampir semua pemain lokal disini (Bali United) saya kenal. Apalagi dengan Bli Kadek (Wardana) dimana kami pernah bermain bersama di Arema dan kebetulan kami sekarang sekamar di mess. Saya sudah tidak sabar untuk bertemu rekan-rekan lainnya besok di lapangan," kata Syaiful.

Ditanya tentang alasan memilih untuk bergabung dengan tim Serdadu Tridatu, Syaiful tanpa ragu menyebut kehadiran sosok pelatih kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro sebagai alasan utamanya. Selain itu Bali United yang dinilainya sebagai klub besar dengan dukungan luar biasa dari fans membuat dirinya langsung menerima tawaran untuk merapat ke Bali.

"Keberadaan Coach Widodo dalam tim ini membuat saya sangat bersemangat untuk bergabung. Beliau adalah pelatih saya dulu saat di Timnas Indonesia U-21 tahun 2012 lalu. Selain itu kita semua tahu Bali United adalah klub besar dengan dukungan fans fanatik yang luar biasa. Jadi tidak sulit bagi saya untuk menerima tawaran bergabung dengan Bali United," ungkap Syaiful Indra.

Kedatangan Syaiful Indra dalam tim Serdadu Tridatu tentunya akan menjadi suatu keuntungan bagi Bali United. Hal itu lantaran pemain kelahiran Malang, 28 Mei 1992 tersebut merupakan pemain serba bisa yang mampu bermain di lebih dari satu posisi. Selain posisi aslinya sebagai bek sayap, dirinya juga bisa bermain sebagai bek tengah serta gelandang bertahan.