Berada di Dasar Klasemen, Pelatih PSMS Siap Dievaluasi

Pertandingan antara PS Tira (hijau) melawan PSMS di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (11/5/2018) sore. - Harian Jogja/Jumali
13 Juli 2018 14:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MEDAN - Pelatih PSMS Djajang Nurdjaman mengaku siap dievaluasi oleh manajemen tim tersebut terkait buruknya hasil yang diraih anak-anak asuhnya hingga pekan ke-15 Liga I Indonesia.

"Semua saya serahkan ke manajemen, dipecat ya berhenti, disuruh lanjut ya lanjut," katanya di Medan, dikutip dari Antara, Jumat (13/7/2018).

Hasil mengecewakan yang diraih PSMS sementara ini memang menjadi sorotan, mengingat saat ini tim kebangaan masyarakat Medan itu berada di peringkat 18 atau di dasar klasemen dengan 15 poin dari 5 menang dan 10 kalah dari 15 laga yang sudah dijalani.

Terakhir, Kamis (12/7/2018) di Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara, tim PSMS dipermalukan tamunya Persipura Jayapura dengan skor yang cukup telak 1-3, meski sebenarnya Legimin dan kawan-kawan sudah berusaha maksimal mengimbangi tim "Mutiara Hitam" tersebut.

Kekalahan dari Persipura tersebut cukup mengecewakan bagi pendukungnya, pasalnya kekalahan itu merupakan kekalahan beruntun untuk keempat kalinya yang diderita PSMS. Djajang pun tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas hasil itu, apalagi dari empat kali kekalahan beruntun tersebut, dua di antaranya diterima saat menjadi tuan rumah.

"Kembali kami gagal. Kembali tidak bisa perbaiki klasemen. Kita sekarang paling bawah. Kelihatannya untuk sampai putaran I kita agak sulit, kecuali kita benar-benar berbenah di putaran II," kata mantan Pelatih Persib Bandung itu.

Ia juga menegaskan, ada persoalan yang belum teratasi di lini depan, mengingat sebenarnya banyak peluang yang berhasil diciptakan, namun semua gagal membuahkan hasil.

"Banyak yang harus diperbaiki, terutama lini depan. Ada dua laga lagi yang akan dihadapi menjelang berakhirnya putaran pertama yakni menghadapi Persebaya dan PSM Makasar. Kita harus terus berbenah, paling tidak harus bisa keluar dari zona degredasi," katanya.