Jelang Jamu Semeru FC, Kestabilan Permainan PSS Sleman Perlu Ditingkatkan

Pertandingan PSS Sleman melawan Mojokerto Putra - Harian Jogja/Jumali
12 Juli 2018 14:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Konsistensi dan kestabilan permainan skuat Super Elang Jawa masih menjadi persoalan yang harus segera dipecahkan oleh pelatih PSS Seto Nurdiyantoro. Sebab, PSS tidak memiliki waktu panjang, mereka harus dihadapkan dengan laga kandang melawan Semeru FC, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (15/7/2018) mendatang.   

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan, berdasarkan evaluasi dari dua pertandingan di Pulau Kalimantan, yakni menang 1-4 atas Persiba Balikpapan dan takluk di kandang Kalteng Putra dengan skor 1-0, Selasa (10/7/2018) lalu, kestabilan permainan dari Ahmad Hisyam Tolle dan kawan-kawan perlu ditingkatkan.

Sebab, ada perbedaan penampilan yang diperagakan oleh skuat PSS saat menjalani dua laga tersebut. Pada laga melawan Persiba Balikpapan, permainan PSS mampu berkembang. Di mana sektor sayap mampu tampil optimal sehingga berdampak pada hasil kemenangan di Stadion Batakan, Balikpapan. Sedangkan saat melawan Kalteng Putra, permainan PSS cenderung tidak berkembang, selain faktor cuaca, ada tren penurunan penampilan.

"Permainan masih belum stabil, untuk itu kami harus tingkatkan lagi" kata Seto, Kamis (11/7).

Pertemuan antara PSS Sleman melawan Persigo Semeru FC sejatinya adalah pertemuan kedua. Sebelumnya PSS sempat meraih kemenangan 2-3 saat menjalani laga pramusim di Stadion Semeru, Lumajang beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Seto mengaku enggan memikirkan mengenai hasil di pertemuan pertama. Ia lebih memikirkan mengenai upaya untuk menstabilkan permainan, Seto juga telah meminta kepada anak asuhnya untuk melupakan kekalahan yang dialami oleh PSS Sleman di kandang Kalteng Putra. Seto meminta kepada para penggawa PSS untuk fokus laga menjamu Semeru FC di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (15/7/2018) mendatang.

"Pemain kami minta segera melupakan kekalahan itu. Kami harus fokus menghadapi pertandingan selanjutnya," imbuhnya.

Terpisah, pelatih Semeru FC Putut Wijanarko mengaku terus memompa motivasi pemain, usai kekalahan dua kali di kandang sebelum dijamu PSS Sleman. Semeru sempat dibekuk Madura FC di kandang dengan skor 0-3, sedangkan di pertandingan terakhir, mereka dikalahkan PSIM Jogja dengan skor 0-1. Atas hasil ini, Semeru FC harus berada di posisi 8 Klasemen grup Timur Liga 2 Indonesia.

"Kami benahi mental pemain. Di samping itu, kami siapkan taktik dan strategi saat melawan PSS," kata Putut.

"Saya sudah minta pemain lupakan kekalahan kemarin. Kami minta pemain fokus menatap pertandingan selanjutnya," lanjut Putut.