Tuan Rumah, Rusia Diuntungkan

Timnas Inggris. (Reuters)
14 Juni 2018 16:42 WIB Jafar Sodiq Assegaf Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO - Piala Dunia 2018 digelar di Rusia. Menjadi tuan rumah membuat Rusia berharap banyak untuk Piala Dunia 2018. Tim dengan julukan Sbornaya ini telah memperoleh keuntungan dengan tidak menjalani babak kualifikasi dan berharap bisa melangkah jauh pada perhelatan akbar kali ini.

Sebagai tuan rumah, Rusia tentunya punya kans lebih besar untuk tampil menggebrak di Piala Dunia kali. Dengan dukungan penuh warga Rusia, mungkin saja mereka mampu sampai ke babak semifinal seperti yang pernah dicapai pada tahun 1966. Itu adalah langkah terjauh Rusia di turnamen empat tahunan ini.

Di ajang Piala Dunia, Rusia telah berpartisipasi sebanyak sebelas kali sejak Piala Dunia 1958. Dalam ajang empat tahunan itu, Rusia pernah mencapai posisi terbaiknya yaitu posisi ke empat dalam Piala Dunia 1966. Sedangkan dalam ajang Piala Eropa tim ini telah tampil sebanyak 11 kali dan menjadi juara dalam Piala Eropa 1960 yang digelar di Prancis.

Prestasi Rusia memang tak sementereng ketika mereka masih bergabung dengan Uni Soviet. Pada Piala Dunia 1966 di Inggris, misalnya, Uni Soviet berhasil menembus babak semifinal dan akhirnya menempati posisi keempat. Sampai saat ini, torehan di Piala Dunia 1966 itu merupakan yang terbaik untuk Uni Soviet dan Rusia.

Kali ini, Rusia menempati ranking FIFA ke 43 pada 18 Februari 2018. Sejak 2016, timnas Rusia dilatih oleh Stanislav Cherchesov.

Pada putaran Piala Dunia 2018, tuan rumah Rusia bergabung dalam grup A bersama, Arab Saudi, Mesir, dan Uruguay.

Pemain dan Pelatih

Layaknya Inggris, pemain-pemain Timnas Rusia kebanyakan bermain di liga domestik. Sebut saja kapten sekaligus penjaga gawang mereka, Igor Akinfeev, yang sampai sekarang masih menjadi tulang punggung CSKA Moskow.

Akinfeev pun menjadi pemain yang cukup senior untuk Rusia. Caps penjaga gawang berusia 32 tahun itu sudah mencapai 104 kali.

Selain itu, Rusia juga memiliki gelandang kreatif seperti Alan Dzagoev dan pemuda berusia 22 tahun Aleksandr Golovin. Nama terakhir disebut-sebut menjadi incaran tim-tim besar Eropa seperti Barcelona dan Arsenal.

Sedangkan untuk pelatih, Rusia telah menunjuk Stanislav Cherchesov sejak tahun 2016 lalu. Ia merupakan mantan penjaga gawang Timnas Rusia sendiri yang pernah mengikuti Piala Dunia pada tahun 1994 dan 2002.

Setelah ditunjuk sebagai pelatih Rusia, pria 54 tahun ini terbilang sangat berani dalam melakukan perubahan radikal di dalam skuat Rusia. Salah satu perubahan yang mencolok yang ia lakukan adalah mengubah formasi tim menjadi tiga bek alih-alih menggunakan empat bek. Selain itu, keberaniannya memberi kesempatan pada pemain muda juga pantas mendapat apresiasi.

Selama menjadi pelatih, Cherchesov pernah menjuarai dua gelar sekaligus pada tahun 2016 silam di Polandia yaitu saat menjuarai Liga Polandia dan Piala Polandia bersama Legia Warszawa.

Berikut daftar skuad Polandia untuk Piala Dunia 2018 seperti dikutip Solopos.com dari Reuters, Rabu (13/6/2018);

Kiper: Igor Akinfeev (CSKA Moscow), Vladimir Gabulov (Club Brugge), Andrey Lunyov (Zenit St Petersburg)

Bek: Georgi Dzhikiya (Spartak Moscow), Fyodor Kudryashov (Rubin Kazan), Viktor Vasin (CSKA Moscow), Ilya Kutepov (Spartak Moscow), Roman Neustadter (Fenerbahce)
Mario Fernandes (CSKA Moscow), Igor Smolnikov (Zenit St Petersburg), Konstantin Rausch (Dynamo Moscow), Dmitri Kombarov (Spartak Moscow)

Gelandang: Anton Miranchuk (Lokomotiv Moscow), Denis Glushakov (Spartak Moscow), Aleksandr Golovin (CSKA Moscow), Roman Zobnin (Spartak Moscow), Aleksei Miranchuk (Lokomotiv Moscow), Yuri Zhirkov (Zenit St Petersburg), Aleksandr Erokhin (Zenit St Petersburg), Vladislav Ignatyev (Lokomotiv Moscow), Anton Shvets (Akhmat Grozny), Daler Kuzyayev (Zenit St Petersburg), Alan Dzagoev (CSKA Moscow)

Penyerang: Aleksandr Kokorin (Zenit St Petersburg), Fyodor Smolov (Krasnodar), Dmitri Poloz (Zenit St Petersburg), Anton Zabolotny (Zenit St Petersburg)

Sumber : jibi/Solopos