LONG-FORM: Bonus yang Dijanjikan kepada Tim-Tim Unggulan, Spanyol Paling Besar

Sergio Ramos dan Andres Iniesta bakal makin kaya jika Spanyol jadi juara dunia. - Reuters/Susana Vera
13 Juni 2018 12:25 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Piala Dunia 2018 menjanjikan banyak uang kepada para pemain, terutama yang berasal dari tim-tim favorit. Beberapa federasi sepak bola nasional menjanjikan fulus dalam jumlah besar kepada tiap pemain yang mampu mengangkat trofi Piala Dunia. Berikut laporan wartawan Harianjogja.com Budi Cahyana yang diolah dari berbagai sumber.

Dari 32 kontestan Piala Dunia 2018, hanya segelintir tim yang sudah mendapat kaul uang dari pengurus sepak bola domestik. Para pemain Spanyol, Jerman, Brasil, Inggris, Prancis, Belgia, dan Australia diiming-imingi bonus jumbo apabila mampu menjadi juara dunia. Dari tujuh tim tersebut, hanya Australia yang kemungkinan besar tak akan mengucurkan ganjaran bagi para pemain. Bukan karena ketiadaan duit, melainkan lantaran tipisnya kans Socceroos menjadi kampiun di Rusia nanti.

Bonus paling besar di antara enam tim unggulan bakal diperoleh Spanyol. Menurut laporan Marca, Jumat (8/6) pekan lalu, tiap pemain La Furia Roja akan mengantongi 825.000 euro (setara Rp13,4 miliar rupiah) jika mereka berhasil menjadi juara. Jumlah yang diterima Sergio Ramos CS meningkat 250.000 euro ketimbang bonus yang diberikan saat Spanyol berjaya di Piala Dunia Afrika Selatan 2010. Empat tahun lalu, saban anggota skuat Matador dijanjikan 720.000 euro (setara Rp11,8 miliar) untuk trofi Piala Dunia. Bonus itu tak diberikan karena Spanyol kandas di fase grup.

Luis Rubiales, Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) juga menjanjikan hadiah kepada semua karyawan federasi apabila Spanyol bisa menjadi jawara di Rusia. Pada 2010 lalu, skuat La Roja mendapat suvenir jam tangan mewah dari Iberdrola, perusahaan elektrik di Bilbao, atas keberhasilan mereka merengkuh trofi.

Bonus besar juga dijanjikan kepada pemain Brasil. Mereka akan mendapat 800.000 euro (setara Rp13,1 miliar) apabila mampu membawa Selecao memenangi Piala Dunia untuk kali keenam. Brasil adalah tim tersukses di Piala Dunia, dengan lima koleksi trofi: yakni pada 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002.

Media lokal Brasil, Folha de Sao Paulo, sebagaimana dikutip Sport, menyatakan bonus itu sudah disepakati sebelum anak asuh Tite terbang ke Rusia. Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) tak ingin mengulang kesalahan pada 1990. Kala itu, bonus kepada pemain baru didiskusikan beberapa jam sebelum Selecao kalah dari Argentina di perdelapan final.

Jika ukurannya keberhasilan merengkuh trofi, juara bertahan Jerman memberikan bonus yang relatif kecil dibandingkan dengan Spanyol dan Brasil. Oktober 2017 lalu, Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) mencapai kata mufakat dengan para pemain Die Mannschaft yang diwakili kapten Manuel Neuer soal sistem bonus yang akan diberikan di Piala Dunia 2018. Di fase grup, para pemain tak akan mendapat bonus. Ini bisa dimaklumi karena bakal sangat kebangetan seandainya Jerman gagal melaju ke fase gugur karena yang dihadapi cuma tim sekelas Swedia, Meksiko, dan Korea Selatan.

Semua pemain Jerman akan diberi uang 75.000 euro manakala lolos ke perempat final, 125.000 euro jika melaju ke semifinal, 150.000 euro jika merebut peringkat ketiga, dan 200.000 euro seandainya bisa sampai partai puncak. Jika berhasil mempertahankan gelar juara, para pemain yang dilatih Joachim Low akan mendapat 350.000 euro (setara Rp5,7 miliar).

Sistem pemberian bonus berdasarkan performa ini juga diberlakukan pada Euro 2012 dan 2016 serta Piala Dunia 2014.

“Kesempatan untuk membuat sejarah dan mempertahankan trofi adalah motivasi terbesar pemain. Jika mereka berhasil, tentu saja mereka layak mendapat bonus. Tetapi, tantangan untuk mencetak sejarah [sebagai tim pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu mempertahankan gelar], tentu jauh lebih penting ketimbang iming-iming duit,” ucap Presiden DFB Reinhard Grindel di situs resmi Federasi Sepak Bola Jerman.

Merujuk FIFA

Lain lagi dengan bonus yang bakal diterima pemain Prancis. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) menggunakan ukuran persentase hadiah yang dikucurkan FIFA untuk menghitung bonus kepada pemain. Total hadiah yang diberikan FIFA kepada semua kontestan Piala Dunia 2018 adalah 324 juta euro (setara Rp5,3 triliun) yang akan dibagi secara proporsional per pertandingan mulai dari fase grup hingga partai puncak.

Tim yang melakoni laga di tiga fase grup akan mendapat uang tampil dari FIFA sebesar 8 juta euro (Rp131,5 miliar). Di fase gugur, besar hadiah makin besar: 11 juta euro untuk perdelapan final, 15 juta euro untuk perempat final, 19 juta euro untuk semifinal, 21 juta euro untuk peringkat ketiga, 25 juta euro untuk runner up, dan 33 juta euro untuk juara.

FFF kemudian menjanjikan pemain Prancis akan mendapat bonus sebesar 30% dari total uang hadiah yang diterima juara. Dengan demikian, sekitar 7,6 juta euro akan dibagi kepada 23 pemain Les Bleus sehingga masing-masing dari mereka bakal mendapat 400.000 euro (Rp6,5 miliar) apabila menjadi juara.

Pemain Inggris, tim yang kerap dijagokan tetapi selalu gagal, juga bakal mendapat bonus besar. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) berkomitmen memberikan 5 juta paun kepada semua pemain apabila mereka mampu mempersembahkan trofi Piala Dunia 2018. Jika dibagi untuk 23 pemain, tiap orang akan mendapat 215.000 paun atau sekitar Rp4 miliar.

“Jika para pemain menjadi juara di Rusia nanti, mereka lebih dari layak untuk mendapat 5 juta paun,” ucap pelatih Inggris Gareth Southgate kepada The Sun.

Southgate sudah mendapat bonus 250.000 paun (Rp4,6 miliar) karena berhasil mengantar The Three Lions ke Piala Dunia 2018. Jika Inggris juara, dia akan kecipratan 1 juta paun (Rp18,6 miliar), jauh lebih besar ketimbang yang bakal diterima pemain.

Belgia yang diperkuat banyak pemain berbakat juga bakal menggerojokkan bonus besar, meski tak sebesar uang yang dijanjikan pada Euro 2016. Dua tahun lalu, Federasi Sepak Bola Belgia (KBVB) memberi iming-iming 1 juta euro atau Rp18,6 miliar kepada tiap pemain yang bisa menjadi juara di Prancis. Kala itu Belgia gagal di perdelapan final karena kalah dari Wales. Kali ini, KBVB hanya menjanjikan 600.000 (Rp11,2 miliar) untuk satu pemain apabila Belgia bisa menjadi juara dunia.

Australia, yang peluangnya menjadi juara sangat kecil (bahkan untuk lolos ke fase gugur juga berat karena berada dalam satu grup dengan Denmark, Prancis, dan Peru), tak mau ketinggalan mengumbar janji guyuran uang. Federasi Sepak Bola Australia (FFA) menyatakan tiap pemain akan mendapat 1 juta dolar Australia Rp10,4 miliar apabila Socceroos bisa memboyong trofi Piala Dunia nan prestisius tersebut ke Negeri Kanguru.