Dijamu PSIS di Bantul, Persija Waspadai Keberadaan Bruno Silva

Penyerang PSIS Semarang Bruno Silva - IG/PSISofficial
17 April 2018 11:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

 

Harianjogja.com, JAKARTA -- Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra melihat ada satu pemain PSIS Semarang akan jadi ancaman serius pada laga pekan kelima Liga 1 2018, Jumat (20/4/2018) di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Pemain tersebut adalah Bruno Silva. Pemain asal Brasil itu baru saja menunjukkan ketajamannya dengan mencetak hattrick kala membantu timnya Mahesa Jenar menghancurkan PSMS Medan 4-1 Minggu (15/4/2018) kemarin.

Teco, sapaan Stefano Cugurra mengakui kehebatan striker berusia 27 tahun ini yang dinilainya akan jadi sinyal bahaya bagi timnya di laga nanti. Maka dari itu arsitek asal Brasil ini meminta anak-anak asuhnya agar mewaspadai pergerakan penyerang berkepala plontos ini.

“Ya saya akui kualitas Bruno memiliki finishing yang bagus. Dia pemain punya inisiatif membuka ruang dengan terus bergerak. Tapi kita harus konsentrasi untuk menjaga dia dengan benar,” ujar Teco, dikutip dari laman resmi klub, Senin (16/4/2018).

Tidak hanya itu eks arsitek Siam Navy di Liga Thailand ini juga menghimbau agar para pemainnya tidak banyak melakukan pelanggaran dekat kotak penalti. Mengingat salah satu kelebihan Bruno yakni mengeksekusi bola mati dimana salah satu golnya ke gawang PSMS Medan berasal dari tendangan bebas.

“Iya harus hati-hati apalagi tim lawan punya spesialis bola mati. Kita jangan selalu sering buat pelanggaran di kotak penalti,” tambahnya.

Sementara saat melawan PSIS Semarang, Persija Jakarta dipastikan tanpa diperkuat Rezaldi Hehanusa karena harus menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan lantaran akumulasi tiga kartu kuning.

Situasi tersebut menjadi kerugian besar bagi skuat Macan Kemayoran. Pasalnya, dalam tiga pertandingan terakhir di Liga 1, pemilik nomor punggung 28 tahun ini selalu menjadi andalan di sektor bek kiri.

Kendati begitu, pelatih Persija, Stefano Cugurra tidak khawatir. Pelatih asal Brasil ini memiliki dua pemain untuk menambal posisi Bule.

“Saya kira Valentino Telaubun dan Dany Saputra punya kualitas yang tidak kalah sama Bule. Mereka juga sudah main lawan Bhayangkara dan pernah bermain di beberapa uji coba. Saya pikir kedua pemain ini siap bantu tim,” ujar Teco.

Teco tak menampik, absennya Bule berpengaruh banyak bagi tim. Namun, dia tidak terlalu permasalahkan absennya karena akumulasi kartu karena posisinya sebagai pemain belakang rawan mendapatkan kartu kuning.

“Soal Rezaldi kartu kuning tidak ada masalah. Dia pemain belakang. Wajar juga apalagi ia juga harus marking pemain lawan sehingga mendapatkan kartu kuning,” tutupnya.