Ketajaman Benzema Dipertanyakan?

Karim Benzema (Reuters/Santiago Ferrero)
16 April 2018 23:40 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :
Adplus Tokopedia

Harianjogja.com, MALAGA — Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane merotasi pemain saat menumbangkan Malaga dengan skor 2-1 di La Rosaleda, Senin (16/4/2018) dini hari WIB.

Tanpa Cristiano Ronaldo, Luka Modric hingga Gareth Bale yang diistirahatkan, El Real nyatanya masih terlalu tangguh bagi tim juru kunci Malaga. Isco kembali menjadi pahlawan Madrid lewat sumbangan satu gol dan satu assist di laga tersebut.

Ya, meski musim ini banyak menjadi pilihan kedua, Isco terbukti menjadi pilar penting dalam sistem rotasi Madrid. Torehan golnya sudah mencapai enam biji yang menjadikannya gelandang tersubur Madrid di Liga Primera.

Koleksi gol tersebut bahkan sudah melebihi striker utama tim, Karim Benzema. Hingga kini pemain asal Prancis itu baru mengemas lima gol dari 26 pertandingan. Di laga kontra Malaga, Benzema sebenarnya kembali diberi kesempatan Zidane sejak menit awal untuk menunjukkan ketajaman.

Sayang meski bermain penuh, sang striker gagal mencetak satu gol pun walaupun memiliki lima peluang. Hal ini artinya Benzema hanya menyarangkan satu gol dalam tujuh penampilan terakhir di kompetisi domestik. Produktivitas yang amat buruk bagi striker pilihan utama seperti Benzema.

“Sejauh ini memang menjadi musim yang rumit bagi Benzema untuk mencetak gol,” ujar Zidane seperti dilansir Marca, Senin.

Gagal memanfaatkan peluang seperti sudah menjadi kebiasaan Benzema musim ini. Dia tidak bisa menemukan cara untuk menghentikan paceklik golnya dan saat ini posisinya untuk bermain di semifinal Liga Champions kontra Bayern Munich pun dalam keraguan.

Spekulasi di media Spanyol menyebut saat ini Benzema bermain untuk mengamankan masa depannya di Real Madrid. “Dia bermain sangat baik mala mini tapi tak mencetak gol. Dia tak akan menyerah,” bela Zidane.

Benzema memang sempat diganggu cedera hamstring dua kali di musim ini. Namun dia punya cukup waktu untuk mendapatkan kembali penampilan terbaiknya seusai pulih sepenuhnya pada Januari silam. Secara keseluruhan, Benzema baru mencetak sembilan gol dan 11 assist dalam 38 penampilan di semua kompetisi.

Kasus kehilangan ketajaman sebenarnya bukan kali pertama dialami striker 30 tahun itu. Musim lalu Benzema pun cukup kerepotan menemukan performa terbaik. Beruntung dia menciptakan satu momen ajaib di semifinal Liga Champions kontra Atletico Madrid yang membawa Los Blancos ke final. Momen seperti itulah yang agaknya dibutuhkan Benzema saat ini.

Sumber : JIBI/Solopos

Adplus Tokopedia